KPK Berpantun, Netizen Menyindir

Komisi Pemberantasan Korupsi terus mencari cara baru untuk menyebarkan semangat pencegahan korupsi. Bisa dilihat di akun Twitter resmi KPK, @KPK_RI, yang belakangan punya hobi baru: Berpantun.
Pantun dari akun KPK tentu bertema seputar pencegahan korupsi. Misalnya cuitan pada 28 Juni 2017 ini:
Beli nampan berisi nasi Makan berdua biar mesra Mari kita lawan korupsi Agar rakyat hidup sejahtera
Dari keterangannya, pantun itu dibuat oleh seseorang dengan akun Instagram @liachandra96. KPK kemudian mengunggahnya ke Twitter. Hingga Selasa (4/7), twit itu sudah dicuit ulang hingga 434 kali.
Tentu banyak pula yang me-reply pantun itu. Ada yang sinis tanpa data, kendati ada pula yang ikut menyemangati. Semua dengan kata-kata yang berima.
Cuitan tentang kasus reklamasi itu mengingatkan kita tentang kasus suap terkait rancangan Peraturan Daerah DKI Jakarta tentang reklamasi pulau di Teluk Jakarta.
Memang, sudah ada yang divonis hukuman 7 tahun penjara dan denda Rp 250 juta, yaitu Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI, M. Sanusi. Tapi nama-nama terduga koruptor lain, yang disebut di putusan itu, belum disentuh KPK.
Pantun yang dicuit akun KPK bukan hanya itu, berikut tiga pantun lain.
Pantun terakhir ini juga disindir.
Akun Twitter KPK belakangan ini sangat aktif dalam berbincang dengan publik. Akun itu dikelola oleh Biro Humas KPK yang dipimpin Febri Diansyah.
Secara berkala, KPK menjalankan program #tanyajubir yang membuat warganet bisa bertanya dan dijawab oleh Febri --yang juga juru bicara KPK. Konferensi pers penetapan tersangka pun, sekarang, sudah disiarkan secara langsung melalui Periscope.
Pergi ke pasar beli kain katun Jangan lupa cari yang bermotif beda KPK kini sudah berpantun Bagaimana pendapat anda?
