KPK: Billy Beras Absen Panggilan KPK Terkait Korupsi Proyek Jalur Kereta Api

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Kamis (21/8/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Kamis (21/8/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Pengusaha Billy Haryanto alias Billy Beras absen dari panggilan pemeriksaan KPK. Sedianya, dia akan dimintai keterangan terkait kasus dugaan korupsi pembangunan jalur kereta api pada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).

"Dalam penjadwalan pemeriksaan kemarin (Senin), yang bersangkutan tidak hadir," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Selasa (30/9).

Budi belum merinci alasan absennya Billy dari panggilan pemeriksaan tersebut. "Nanti kami cek apakah ada surat permintaan penundaannya atau tidak," ucap dia.

Billy Beras terkenal sebagai seorang pengusaha beras ternama asal Sragen. Ia juga sempat menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) Jakarta.

Selain itu, Billy disebut sebagai bos beras pasar Induk Cipinang.

Billy sempat membantu Joko Widodo saat masih menjabat sebagai Gubernur Jakarta dengan mengirim beras untuk kebutuhan banjir pada 2013 silam. Namanya juga sempat muncul pada Pilgub DKI Jakarta 2017.

Dalam kasus di KPK, nama Billy ikut dikaitkan dalam kasus korupsi pembangunan jalur kereta api. Namanya masuk dalam dakwaan Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 wilayah Jawa Bagian Tengah, Putu Sumarjaya.

Dalam dakwaan itu, Billy disebut turut menerima aliran uang sebesar Rp 3,2 miliar. Dia berperan sebagai penghubung pihak DJKA dengan swasta yang akan mengerjakan proyek pembangunan jalur kereta api.

Belum ada komentar dari Billy terkait panggilan pemeriksaan ini dan kasus tersebut.