KPK Ingatkan Kaesang Harusnya Bisa Jadi Role Model Hidup Sederhana
ยทwaktu baca 3 menit

KPK mendalami dugaan gratifikasi terhadap Kaesang Pangarep, terkait penerimaan fasilitas private jet dari seorang pengusaha.
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata bakal meminta klarifikasi kepada Kaesang terkait private jet tersebut. Klarifikasi perlu dilakukan, untuk mengingatkan putra bungsu Presiden Jokowi itu agar dapat menjadi teladan hidup sederhana.
"Kita tahu Saudara Kaesang itu sekarang menjadi Ketua Umum PSI, kan, dan KPK beberapa waktu yang lalu sudah melakukan pendidikan politik cerdas berintegritas," ujar Alex dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (30/8).
"Nah, dalam rangka itulah kami mendorong Saudara Kaesang supaya di dalam perilaku kehidupan sehari-hari, maupun selaku ketua partai politik itu bisa juga menjadi role model nilai-nilai antikorupsi, salah satunya apa nilai-nilai antikorupsi? Hidup sederhana," jelas dia.
Penjelasan Kaesang terkait penggunaan private jet diperlukan KPK untuk menjawab keresahan dan pertanyaan publik.
"Untuk mengetahui apakah fasilitas itu gratifikasi atau bukan, KPK perlu penjelasan perlu keterangan dari yang bersangkutan. Itu intinya. Makanya, kami perlu klarifikasi, kami perlu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang timbul di tengah masyarakat terkait dengan fasilitas buat Saudara Kaesang tadi itu," ucapnya.
Selain mewujudkan pencegahan dan menyampaikan pendidikan antikorupsi, lanjut Alex, klarifikasi itu juga untuk kebaikan Kaesang.
"Nah, ini yang sebetulnya kami harapkan dari proses klarifikasi itu, buat yang bersangkutan juga baik, pasti nanti setelah Beliau menjelaskan semua akan menjadi terang benderang. Taruh lah misalnya ya itu bagian enggak ada hubungannya dengan PN [penyelenggara negara], enggak ada masalah, ada hubungan dengan bisnis, kan seperti itu," tutur Alex.
"Kan yang di media kan juga sudah ada informasi terkait dengan kegiatan usaha Mas Kaesang tadi itu, enggak ada persoalan. Misalnya, oh enggak, ini bagian dari fasilitas yang diberikan oleh perusahaan, enggak ada persoalan, berarti bukan korupsi, kan, bukan gratifikasi," pungkasnya.
Adapun Kaesang bersama istrinya, Erina Gudono, diduga menikmati fasilitas private jet yang diberikan oleh seorang pengusaha.
Pesawat jet dengan tail number N588SE itu digunakan Kaesang bersama Erina ke Amerika Serikat pada pertengahan Agustus 2024. Pesawat itu dimiliki oleh perusahaan besar asing yang beroperasi di Indonesia.
Belakangan, muncul video lain di media sosial yang memperlihatkan Kaesang dan Erina turun dari jet pribadi. Diduga jet itu sedang landing di Bandara Adi Soemarmo, Solo.
Pertanyaan pun muncul dari publik dan mendorong KPK untuk mengusut dugaan gratifikasi terhadap Kaesang.
Saat ini, Kaesang memang bukan penyelenggara negara. Ia adalah Ketua Umum PSI. Ayahnya adalah Presiden Jokowi, sedangkan kakaknya adalah Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming.
Sementara, merujuk UU Tipikor, tindak pidana gratifikasi hanya berlaku kepada penyelenggara negara. Alex pun menyebut KPK bakal tetap meminta klarifikasi Kaesang meskipun dia bukan seorang penyelenggara negara.
Terkait penggunaan private jet tersebut, Kaesang dan Erina maupun pihak keluarga belum berkomentar. kumparan sudah mencoba mengkonfirmasi soal isu ini ke beberapa elite PSI sejak Kamis (22/8). Namun, belum ada tanggapan. Akun medsos PSI juga banyak di-mention oleh publik, tapi mereka tak merespons.
Setelah berhari-hari jadi isu nasional, Sekjen PSI Raja Juli Antonio pada Minggu (25/8) malam akhirnya bersuara. Tapi jawabnya, no comment karena itu dinilainya merupakan masalah pribadi.
