KPK Lanjutkan Penggeledahan di Kota Banjar, Kali Ini Kediaman Pihak Swasta

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi penggeledahan oleh KPK Foto: ANTARA FOTO/Risky Andrianto
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penggeledahan oleh KPK Foto: ANTARA FOTO/Risky Andrianto

KPK kembali melakukan penggeledahan di Kota Banjar Jawa Barat. Penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas PUPR Kota Banjar.

"Penyidik KPK melakukan penggeledahan di rumah salah seorang swasta di Kota Banjar Jabar," kata plt juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (14/12).

Penggeledahan dilakukan pada Sabtu (12/12). Namun tidak disebutkan identitas orang yang rumahnya digeledah itu.

"Penggeledahan ini masih berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek infrastruktur Dinas PUPR Kota Banjar tahun 2012-2017," sambungnya.

Plt Jubir KPK Ali Fikri. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Dalam penggeledahan ini, KPK mengamankan dokumen terkait dengan perkara. Dokumen tersebut akan ditelaah sebelum dilakukan penyitaan.

"Berikutnya penyidik akan melakukan analisa dan segera melakukan penyitaan terhadap dokumen dimaksud," ujarnya.

Sebelumnya, KPK juga telah menggeledah rumah Sekretaris Dinas PUPR Kota Banjar dan rumah mantan Sekda Banjar. Sejumlah barang bukti terkait kasus pun sudah diamankan.

kumparan post embed

Terkait kasus tersebut, KPK memang tengah mengusut perkara dugaan tindak pidana korupsi di Dinas PUPR Kota Banjar, Jawa Barat, Tahun Anggaran 2012 sampai 2017. Penyidik pun sudah menetapkan tersangka dalam perkara ini.

Namun, tersangka belum diumumkan karena kebijakan pimpinan KPK yang baru. Kebijakan tersebut yakni pengumuman tersangka baru dilakukan jika sudah ditangkap atau ditahan.

Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih berjalan meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Rabu (12/8). Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA FOTO

Sejumlah pejabat Pemkot Banjar sudah diperiksa dalam penyidikan kasus ini. Termasuk Wali Kota Banjar periode 2013-2023 Ade Uu Sukaesih yang sudah dua kali diperiksa. Dalam pemeriksaan itu, penyidik KPK mencecar Ade mengenai usaha yang dilakukan keluarganya.