KPK Masih Belum Temukan Harun Masiku

kumparanNEWSverified-green

comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara KPK dengan Komisi III DPR, Senin (27/1). Foto: Abyan Faisal Putratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara KPK dengan Komisi III DPR, Senin (27/1). Foto: Abyan Faisal Putratama/kumparan

Pencarian eks caleg PDIP Harun Masiku yang terseret kasus suap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan masih berlangsung.

Ketua KPK Komjen Firli Bahuri menyebut bahwa pihaknya masih mencari keberadaan Harun saat ini.

Ia mengaku telah mencari ke sejumlah wilayah di daerah Indonesia.

"Kita sudah cari, semua wilayah yang ada integrasi, ada tempat persembunyiannya apakah di Sulawesi apakah di Sumatera Selatan sudah kita lakukan semua tapi belum ada," kata Firli di Gedung di sela Raker dengan DPR, Jakarta, Senin (27/1).

collection embed figure

Ia mengklaim bahwa nantinya Harun akan tertangkap pada akhirnya.

"Pasti akan ketangkap" ujarnya.

Sebelumnya, pada tanggal 13 Januari, imigrasi menyatakan Harun Masiku pergi ke Singapura sejak 6 Januari dan belum ada catatan kembali. Hal ini diperkuat oleh pernyataan Yasonna yang menyebut Harun memang ada di luar negeri.

Ketua KPK Komjen Firli Bahuri (tengah) pada Rapat Dengar Pendapat Komisi III DPR bersama Pimpinan KPK dan Dewan Pengawas KPK, Senin (27/1). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Belakangan, baru terungkap bahwa Harun sudah ada di Indonesia sejak 7 Januari 2020. Namun hal itu baru diumumkan pihak Imigrasi pada 22 Januari dengan adalan sistem Imigrasi mengalami delay.

Jokowi tidak ingin berspekulasi mengapa pernyataan Kemenkumham bisa berbeda dengan kenyataan di lapangan. Namun, ia kembali mengingatkan agar semua menterinya berhati-hati saat memberikan informasi pada masyarakat.

"Saya tidak tahu. Tapi yang jelas untuk semuanya harus hati-hati dalam membuat pernyataan. Apalagi yang berkaitan dengan hukum, hati-hati," tegas Jokowi.