KPK Panggil Sekjen PDIP Hasto pada Senin 10 Juni: Kami Harap Hadir

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, diperiksa sebagai saksi di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (26/2/2020). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, diperiksa sebagai saksi di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (26/2/2020). Foto: Nugroho Sejati/kumparan

KPK sudah menetapkan jadwal pemeriksaan terhadap Hasto Kristiyanto. Sekjen PDIP itu akan diperiksa penyidik KPK terkait kasus Harun Masiku.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri menyebut bahwa pemeriksaan terhadap Hasto akan dilakukan pada Senin (10/6). KPK mengingatkan Hasto untuk memenuhi panggilan tersebut.

"Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk hadir di Gedung Merah Putih KPK pada Senin, 10 Juni 2024 pukul 10.00 WIB," kata Ali kepada wartawan, Kamis (6/6).

"Kami berharap yang bersangkutan hadir sesuai jadwal pemanggilan dimaksud," imbuhnya.

Pemanggilan Hasto ini merupakan rangkaian KPK dalam mengupayakan kembali pengejaran buronan legendaris Harun Masiku. KPK mendapatkan informasi baru tentang keberadaan Masiku meski tak dibeberkan untuk mempermudah penyidik di lapangan.

Masiku sudah 4 tahun menjadi buronan KPK. Dia masuk daftar pengejaran tak lama usai dirinya ditetapkan sebagai tersangka pada 9 Januari 2020.

Kala itu, KPK gagal menangkap Masiku dalam OTT. Namun, setelah 4 tahun lebih berlalu, KPK tak kunjung menangkap buronan yang kini disebut legendaris itu.

Harun Masiku adalah tersangka suap penetapan anggota DPR RI periode 2019-2024. Mantan caleg PDIP itu diduga menyuap eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan SGD 57.350 atau setara Rp 600 juta.

Wahyu dan para tersangka lain di kasus ini sudah disidangkan dan dijatuhkan vonis. Bahkan sudah ada yang bebas dari penjara.

Secara terpisah, juru bicara PDI Perjuangan, Chico Hakim, memastikan Hasto Kristiyanto akan memenuhi panggilan KPK. Chico mengatakan kader PDIP selalu memperjuangkan supremasi hukum.

Sementara Ronny Talapessy selaku kuasa hukum Hasto mengaku heran kliennya dipanggil beruntun oleh polisi dan KPK. Setelah diperiksa kepolisian pada Selasa (4/6), Hasto rencananya akan diperiksa KPK pekan depan.

“Kami sedang mempelajari tapi kami heran, kok bisa berturut-turut panggilan dari Polisi, sekarang KPK,” kata Ronny saat dikonfirmasi, Rabu (5/6).

Ronny mengatakan, Hasto saat ini sedang mempersiapkan Pilkada serentak. Ia berharap pemanggilan itu bukan upaya mengkriminalisasi.

“Kami melihat jangan sampai hukum sebagai alat kekuasaan sehingga terjadi kriminalisasi,” imbuh dia.