KPK: Pencegahan Korupsi Paling Efektif Adalah Penindakan Konsisten

KPK angkat bicara soal cibiran terhadap operasi tangkap tangan (OTT) yang kerap dilakukan KPK. Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menegaskan, penindakan tegas jelas dibutuhkan untuk menegakkan hukum.
"Terus terang ICAC Hongkong, ini salah satu gurunya KPK, mereka bilang pencegahan yang paling efektif adalah penindakan yang konsisten. The most effective prevention is consistent presecution," kata Laode di kantornya, Rabu (4/9).
Menurut Laode, OTT dan penindakan tegas oleh KPK jelas sangat dibutuhkan. Sebab, sebagai aparat penegak hukum, tentu tidak boleh membiarkan adanya kejahatan yang terjadi.
"Kalau kita mendapatkan the incident of crime, terjadi tindak pidana, karena KPK kaitannya korupsi, terus kita diam-diam saja, enggak usah tindak tangkap. Ya itu namanya membiarkan kejahatan terjadi. Enggak boleh itu. Jadi tetap dibutuhkan," tegasnya.
Laode menyebut, OTT yang dilakukan KPK hanya sekitar 10 persen jika dibandingkan dengan pencegahan yang dilakukan. Selain itu, ia menegaskan, tujuan OTT adalah memberikan efek jera kepada pelaku pelanggar hukum.
"Karena memang tujuan hukum salah satunya adanya penjeraan, tapi bukan berarti pencegahan tak kita kerjakan. Jadi kami dari kepemimpinan sekarang pencegahan dan penindakan keseimbangannya harus sama," kata Syarif.
Dalam dua hari ini, KPK setidaknya telah menggelar OTT di tiga lokasi berbeda. Ketiganya adalah di Jakarta, Muara Enim, dan Kalimantan.
