KPK Sambut Ajakan Komjen Listyo Tingkatkan Koordinasi Penanganan Kasus Korupsi

21 Januari 2021 9:41
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi KPK Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi KPK Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
ADVERTISEMENT
Calon Kapolri, Komjen Listyo Sigit Prabowo, menegaskan hubungan antara Polri dengan penegak hukum lain, termasuk KPK, sangat solid.
ADVERTISEMENT
Saat uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR pada Rabu (20/1) kemarin, Sigit berkomitmen mempertahankan soliditas ketika menjabat jadi Kapolri. Bahkan, Sigit akan meningkatkan koordinasi pemberantasan korupsi dengan KPK dan Kejaksaan Agung.
Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, mengatakan perkara korupsi memang merupakan musuh bersama. Sehingga memang sudah seharusnya terjalin sinergitas penegak hukum dalam pemberantasan korupsi.
"Korupsi adalah musuh bersama bangsa Indonesia, sementara tipikor yang menjadi wewenang KPK itu terbatas yang APH (aparat penegak hukum) dan PN (penyelenggara negara) serta kerugian Rp 1 miliar ke atas, yang tidak itu kan wilayah Polri dan JA (Jaksa Agung). Maka supaya tidak ada disparitas perlakuan hukum harus sinergi," kata Ghufron kepada wartawan, Kamis (21/1).
Pimpinan KPK Nurul Ghufron menyampaikan keterangan pers tentang penahanan mantan anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2009-2014 dan 2014-2019 di gedung KPK, Jakarta, Rabu (22/7). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pimpinan KPK Nurul Ghufron menyampaikan keterangan pers tentang penahanan mantan anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2009-2014 dan 2014-2019 di gedung KPK, Jakarta, Rabu (22/7). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO
Ghufron menyambut ajakan Komjen Sigit yang siap meningkatkan koordinasi dalam pemberantasan korupsi. Sejauh ini, kata Ghufron, KPK-Polri pun kerap menjalin kerja sama di sejumlah hal.
ADVERTISEMENT
"KPK sangat menyambut baik kesiapan calon Kapolri untuk bekerja sama dalam penanganan perkara tipikor, melalui mekanisme koordinasi dan supervisi, saling bantu dalam pencarian DPO, serta pengembangan SDM kedua lembaga," ucapnya.
"Sebab jika APH tidak sinergi yang senang koruptor, yang rugi bangsa Indonesia. Intinya sinergi APH dalam pemberantasan korupsi adalah keniscayaan. Kalau tidak, maka hanya mimpi korupsi akan sirna," lanjutnya.
Calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo bersiap mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Kapolri di ruang Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/1). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo bersiap mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Kapolri di ruang Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/1). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
Diketahui Komisi III DPR telah menyetujui Sigit sebagai suksesor Jenderal Idham Aziz. Sehingga Komjen Sigit tinggal menunggu waktu untuk dilantik Presiden Jokowi sebagai Kapolri.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020