KPK Tetapkan Eks Kepala Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto Tersangka

4 September 2023 20:05 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kepala Bea Cukai Yogyakarta, Eko Darmanto. Foto: Facebook/Bea Cukai Yogyakarta
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Bea Cukai Yogyakarta, Eko Darmanto. Foto: Facebook/Bea Cukai Yogyakarta
ADVERTISEMENT
KPK disebut telah menetapkan Eko Darmanto, mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta, sebagai tersangka. Tapi statusnya belum diumumkan secara resmi.
ADVERTISEMENT
Dari informasi yang diperoleh, Eko Darmanto dijerat dugaan gratifikasi. Diduga sebagai penerima.
Plt juru bicara KPK Ali Fikri tidak merespons terang soal informasi status tersangka Eko Darmanto tersebut. Dia hanya mengatakan, kasus Eko sudah selesai pada tahap penyelidikan.
"Kami sampaikan proses penyelidikan sekali lagi sudah selesai. Sudah kami lakukan analisis," kata Ali kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Senin (4/9).
Mantan Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto berjalan memasuki ruangan saat akan menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (7/3/2023). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO
Pada tahap penyelidikan, lanjut Ali, pihaknya sudah mengklarifikasi 17 orang. KPK juga berkoordinasi dengan PPATK dan Direktorat LHKPN serta Direktorat Deteksi Analisis Korupsi di KPK.
Hal itu dilakukan untuk keperluan penyelidikan. Saat ini, kasus Eko Darmanto dinyatakan naik tahap penyidikan.
"Pada saatnya kami akan sampaikan. Teman-teman harap bersabar dulu. Tapi yang pasti poin utamanya adalah proses penanganan perkara ini terus berjalan, bahkan sudah mendekati akhir," kata Ali.
ADVERTISEMENT
"Nanti pada saatnya saja ketika waktu dan tempat yang tepat, kami pasti akan sampaikan atas dugaan korupsi yang sedang dilakukan proses penyelidikan dan sudah selesai dimaksud," imbuh Ali.
Kasus Eko Darmanto ini bermula dari flexing di media sosial. Belakangan, kehidupan mewah yang ditunjukkan ternyata tak sesuai dengan profil keuangan dan tidak sejalan dengan laporan harta kekayaan atau LHKPN. Eko Darmanto sudah dicopot dari jabatannya.
Terkait kabar penetapan tersangka dirinya ini, Eko Darmanto belum berkomentar.