KPU Bengkulu: Tahapan Pilkada Tetap Jalan, Tak Terpengaruh OTT KPK

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu nomor urut dua Rohidin Mersyah (kiri) dan Meriani (kanan) menanggapi pertanyaan panelis saat mengikuti debat putaran pertama disalah satu hotel di Kota Bengkulu, Bengkulu, Kamis (31/10/2024). Foto: Muhammad Izfaldi/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu nomor urut dua Rohidin Mersyah (kiri) dan Meriani (kanan) menanggapi pertanyaan panelis saat mengikuti debat putaran pertama disalah satu hotel di Kota Bengkulu, Bengkulu, Kamis (31/10/2024). Foto: Muhammad Izfaldi/ANTARA FOTO

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu menyatakan tetap menjalankan tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul diamankannya Gubernur Bengkulu yang juga Cagub petahana Bengkulu Rohidin Mersyah oleh KPK, Sabtu (23/11/2024).

Penangkapan itu tak akan mengganggu proses tahapan Pilkada 2024 di Bengkulu.

"Kami menyampaikan statement kepada teman-teman media, yang pertama bahwasanya kami KPU Provinsi Bengkulu akan melaksanakan tahapan ini sesuai dengan jadwal, tetap akan melakukan pencoblosan 27 November," kata Ketua KPU Provinsi Bengkulu Rusman Sudarsono dilansir Antara, Minggu (24/11).

Ketua KPU Provinsi Bengkulu menjelaskan situasi tahapan pilkada pasca-OTT KPK di Provinsi Bengkulu, di Bengkulu, Minggu. (24/11/2024). Foto: Boyke Ledy Watra/Antara

Dia mengatakan tahapan pilkada berjalan sesuai yang telah dirancang, yakni saat ini pada 24-26 November 2024 dalam tahap masa tenang pilkada dan juga proses pendistribusian logistik Pilkada 2024. Lalu tanggal 27 November 2024 hari pencoplosan.

"Jadi tidak terganggu isu-isu lagi kekinian, dan kami tetap melaksanakan tahapan itu, dan mulai besok kami akan melakukan pendistribusian logistik di beberapa TPS yang sulit. Dan 26 November kami pastikan seluruh logistik terdistribusi ke seluruh TPS di seluruh wilayah provinsi Bengkulu," ujarnya.

Rohidin Mersyah merupakan Gubernur Bengkulu petahana yang mencalonkan diri kembali pada Pilkada Serentak 2024. Rohidin Mersyah berpasangan dengan Meriani menjadi pasangan calon Gubernur Bengkulu nomor urut 2.

Sementara, KPK pada Sabtu 23 November 2024 melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Provinsi Bengkulu. Menurut KPK, pihak yang terjaring OTT kini bertambah menjadi delapan orang.

"Sampai dengan saat ini, sudah ada delapan orang di jajaran Pemerintah Provinsi Bengkulu yang sudah diamankan oleh KPK," kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika.

Dalam operasi tersebut penyidik juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai dan dokumen, namun belum merinci berapa nominal uang yang disita dalam kegiatan tersebut.

KPK telah menerbangkan delapan orang tersebut ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Minggu (24/11/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Salah satu pihak yang turut menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK adalah Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. Dia berpasangan dengan Meriani. Mereka maju Pilgub Bengkulu dengan dukungan Partai Golkar, Hanura, PPP, dan PKS.

Rohidin-Meriani bakal menantang paslon Helmi Hasan-Mian yang diusung oleh gabungan parpol PKB, Gerindra, PDIP, PAN, dan Partai Demokrat.