KPU Ingatkan Amien soal People Power: Jangan Selesaikan di Jalanan

kumparanNEWSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua KPU, Arief Budiman dalam acara Diseminasi tentang Pemilu bersama 170 Duta Besar Negara Sahabat di Ruang Sidang Utama KPU RI, Jakarta, Selasa (2/4). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua KPU, Arief Budiman dalam acara Diseminasi tentang Pemilu bersama 170 Duta Besar Negara Sahabat di Ruang Sidang Utama KPU RI, Jakarta, Selasa (2/4). Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Ketua KPU Arief Budiman ikut menanggapi pernyataan Anggota Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, Amien Rais, soal people power. Arief menyebut, sengketa pemilu bukan termasuk masalah yang bisa diselesaikan di jalanan.

"Saya ingin mengingatkan, jangan lagi selesaikan persoalan-persoalan pemilu di jalanan," kata Arief di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa (2/4).

Amien Rais sebelumnya menyatakan jika pihaknya menemukan kecurangan yang sistematis dan masif, mereka akan melawan dengan people power atau menggalang kekuatan rakyat. Padahal, menurut Arief, penyelesaian sengketa pemilu sudah ada mekanismenya sendiri dan diatur oleh Undang-undang Pemilu.

"Kalau persoalan hasil, selesaikan di MK. Kalau ada dugaan pelanggaran kampanye, pendaftaran calon, selesaikan di Bawaslu, bisa sampai PTUN," tegas Arief.

"Ruang-ruang itu sudah disediakan oleh undang-undang.Jadi jangan selesaikan persoalan di jalanan, selesaikan di dalam ruangan karena ruangnya sudah disediakan," imbuhnya.

Amien Rais saat menjadi pembicara pada Seminar Bongkar Karut Marut DPT di Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta, Selasa (26/3). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Pernyataan Amien Rais tersebut menjadi sorotan banyak pihak. Ia berencana mengerahkan massa untuk berkumpul di Monas dan menyuarakan keadilan jika terjadi kecurangan di Pemilu 2019.

"Jadi insyaallah, setelah pemilu dan kita punya bukti kalau ada kesalahan yang masif dan terstruktur, saya akan mengerahkan massa untuk kumpul di Monas dan menggunakan people power," ucap Amien usai menghadiri Foreign Press Briefing yang diadakan BPN di Hotel Ayana Mid Plaza, Jakarta Pusat, Senin (1/4).

Amien memilih tak akan melaporkan kecurangan pemilu ke MK. Sebab, kata Amien lembaga peradilan tersebut tidak dapat dipercaya lagi.

“Kita tidak percaya MK, jadi kita harus menyelesaikan masalah dengan cara kita,” tutupnya.