KPU Jakpus Mulai Rekap Hasil Pilgub: 13 Anggota Ad Hoc Kami Dirawat di RS

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
KPU DKI Jakarta menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi daftar pemilih tetap (DPT) untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta tahun 2024 di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (22/9/2024).  Foto: Zamachsyari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
KPU DKI Jakarta menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi daftar pemilih tetap (DPT) untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta tahun 2024 di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (22/9/2024). Foto: Zamachsyari/kumparan

KPU Jakarta Pusat melakukan rekapitulasi tingkat kota hasil Pilgub Jakarta 2024 pada hari ini, Rabu (4/12) di Merlyn Park Hotel. Rekapitulasi di tingkat kota dilakukan setelah rekap di tingkat kecamatan rampung.

Ketua KPU Jakarta Pusat Efniadiyansyah menyampaikan laporan sebelum rekapitulasi dimulai. Ia menyebut, ada 13 orang anggota ad hoc Pilkada Jakarta Pusat yang harus dirawat di rumah sakit karena sakit hingga kelelahan.

"Jakarta Pusat, ada 13 ad hoc orang dirawat di RS," kata Efniadiyansyah.

Petugas menata kotak suara saat melaksanakan rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tingkat kecamatan di Kantor Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jumat (29/11/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Ia menyebut, 13 orang dirawat di rumah sakit menjadi bukti pihaknya sudah bekerja dengan profesional dan tidak kenal lelah selama tahapan Pilkada Serentak.

"Kita pastikan semua proses, setiap tahapan yang berjalan, peraturan yang berjalan sesuai SOP yang ditetapkan. Berjibaku kita, ada dinamika membuat kita harus sedikit keras dengan PPK kita," ucap Efniadiyansyah.

"Tapi Alhamdulillah, itu bagian dari dinamika yang harus dilewati, kadang ada hal tidak kenal waktu kita harus koordinasi, komunikasi dengan berbagai pihak, itu bisa kita lalui," tambah dia.

Anggota KPPS menghitung hasil surat suara Pilkada DKI Jakarta 2024 di TPS 32 Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta, Rabu (27/11/2024). Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO

KPU Jakarta Pusat mengatakan, hasil Pilgub Jakarta mungkin tidak bisa diterima oleh semua pihak. Mereka mengajak masyarakat dan pihak yang berkontestasi dapat menerima apapun hasil Pilgub Jakarta.

"Proses demokrasi ini memang harus kita lalui, kita ikuti bersama dalam kontestasi, kita tidak bisa puaskan semua pihak, tapi yakinlah KPU Jakpus sudah melakukan tugas, kewajiban dengan berpegang teguh perundang-undangan," kata Efniadiyansyah.

Dalam acara ini, seluruh saksi dari tiga paslon yakni Ridwan Kamil-Suswono, Dharma Pongrekun-Kun Wardana dan Pramono-Rano hadir. Begitu juga perwakilan Bawaslu hingga KPU Jakarta.