KPU Medan Optimistis Partisipasi Pemilih di Pemilu 2019 Capai 77,5%

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pemilu. (Foto: Chaideer Mahyuddin/AFP)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemilu. (Foto: Chaideer Mahyuddin/AFP)

KPU Kota Medan optimistis mampu mencapai target partisipasi pemilih di Pemilu 2019 sesuai yang ditetapkan KPU pusat yakni 77,5%. Komisioner KPU Medan, M. Rinaldi Khair, mengatakan, target itu bisa dicapai mengingat pada Pemilu 2004 lalu tingkat partisipasi pemilih di Kota Medan itu mampu melebihi angka tersebut.

“Meski berat namun bukan berarti tidak bisa dicapai. Sebab KPU Medan punya sejarah angka partisipasi pemilih tinggi, yaitu pada Pemilu 2004, sebesar 78,21%,” ujar Rinaldi Khair kepada wartawan, Kamis (3/2)

Untuk itu, kata dia, KPU Medan ingin mengulang sejarah tersebut di Pemilu 2019. Meskipun pada Pileg 2014 lalu, partisipasi pemilih hanya 51,83%.

“Kita lihat sejarah partisipasi pemilih pada Pemilihan Gubernur 2013 angka partisipasi 36,58%. Lalu setahun kemudian pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 partisipasi pemilih naik 51,83%, lalu naik kembali di Pemilihan Presiden 2014 sebesar 55,59%,” tuturnya.

Komisioner KPU Kota Medan, M. Rinaldi Khair. (Foto: Rahmat Utomo/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Komisioner KPU Kota Medan, M. Rinaldi Khair. (Foto: Rahmat Utomo/kumparan)

Secara statistik, kata Rinaldi Khair, target tersebut bukan sesuatu yang muluk-muluk. Ada tren kenaikan signifikan sekitar 15% hingga 19% dari Pilkada ke Pemilu.

“Jika dikaitkan dengan Pilkada Gubernur 2018 lalu, angka partisipasi pemilih di Kota Medan 55,80%, maka di Pemilu serentak 2019 KPU Medan optimistis bisa mencapai target nasional 77,5%," ucapnya.

"Jadi ini bukan target yang tidak terukur. Inilah target yang optimististis yang menjadi tugas serta tanggung jawab kita bersama dalam mencapainya,” tutupnya.