Kremlin Bantah Rusia Serang RS Anak di Kiev, Sebut Ulah Antirudal Ukraina

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas medis membawa mayat seorang anak di lokasi serangan rudal Rusia di sebuah gedung apartemen, di tengah serangan Rusia ke Ukraina, di Kyiv, Ukraina, Senin (8/7/2024). Foto: VALENTYN OGIRENKO/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Petugas medis membawa mayat seorang anak di lokasi serangan rudal Rusia di sebuah gedung apartemen, di tengah serangan Rusia ke Ukraina, di Kyiv, Ukraina, Senin (8/7/2024). Foto: VALENTYN OGIRENKO/REUTERS

Kremlin membantah tuduhan bahwa Rusia melancarkan serangan ke rumah sakit anak di Ukraina. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan tembakan yang jatuh di Kiev itu berasal dari tembakan antirudal Ukraina, bukan Rusia.

Peskov tidak memberikan bukti yang mendukung pernyataan tersebut. Namun dirinya berkukuh menepis tudingan kepada negaranya.

"Saya bersikeras, kami tidak melakukan serangan terhadap sasaran sipil," ungkapnya di hadapan wartawan, Senin (8/7) seperti dikutip dari Reuters.

Tim penyelamat dan relawan bekerja di Rumah Sakit Anak Ohmatdyt yang rusak akibat serangan rudal Rusia, di tengah serangan Rusia ke Ukraina, di Kyiv, Ukraina, Senin (8/7/2024). Foto: Oleksandr Ratushniak/REUTERS

Sebelumnya, pihak berwenang Ukraina mengatakan Rusia menyerang rumah sakit anak-anak utama di Kiev dan menghujani kota-kota lain dengan rudal.

Gempuran di siang hari itu menewaskan 41 warga sipil dan menjadikannya serangan udara paling mematikan dalam bulan-bulan terakhir.

Dinas Keamanan Ukraina mengeklaim adanya bukti yang menunjukkan rudal tipe Kh-101 Kalibr Rusia menghantam RS dari nomor seri dan sistem panduan di pecahan bagian belakang rudal.

Seorang wanita dievakuasi dari Rumah Sakit Anak Ohmatdyt setelah rumah sakit tersebut rusak akibat serangan rudal Rusia, di tengah serangan Rusia ke Ukraina, di Kyiv, Ukraina, Senin (8/7/2024). Foto: Thomas Peter/REUTERS

“Saya mendesak Anda untuk berpedoman pada pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia, yang secara tegas mengecualikan adanya serangan terhadap sasaran sipil dan menyatakan bahwa kita sedang membicarakan tentang jatuhnya sistem anti-rudal (Ukraina),” tutur Peskov membela Rusia.

“Kami terus menegaskan bahwa kami tidak menyerang sasaran sipil. Serangan dilakukan terhadap fasilitas infrastruktur penting, terhadap sasaran militer yang dalam satu atau lain cara terkait dengan potensi militer rezim,” tambahnya.

Dikutip dari AFP, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan adanya kemungkinan besar serangan RS anak di Kiev berasal dari hantaman langsung rudal Federasi Rusia.

"Penyelidikan lebih dalam diperlukan namun rekaman video menunjukkan senjata tersebut berdampak langsung pada rumah sakit," kata kepala Misi Pengawasan Hak Asasi Manusia PBB di Ukraina, Danielle Bell, kepada wartawan di Jenewa, Selasa (9/7).