KRI Parang Bawa Pelek Roda Pesawat dan Barang Korban Sriwijaya Air

Penyelam TNI AL kembali menemukan bagian besar pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Kali ini yang diangkut dari dasar laut ialah pelek roda pesawat.
Benda tersebut dibawa oleh KRI Parang ke posko evakuasi di JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Selain roda pesawat juga ada serpihan besar bagian tubuh pesawat.
"Kami bawa sebuah pelek roda pesawat. Kami serahkan kepada Basarnas untuk ditindaklanjuti," kata Komandan KRI Parang Letkol Hendra di JICT, Rabu (13/1).
Usai diturunkan dari kapal benda itu disemprot disinfektan oleh petugas.
Selain serpihan pesawat, KRI Parang juga membawa properti milik korban. Di antaranya ialah pakaian dan KTP yang telah rusak. Kerusakan pada e-KTP terdapat pada nama dan sebagian besar alamat. Hanya terlihat sedikit foto yang merupakan seorang wanita berkerudung.
Sebelumnya juga ada kapal milik Bakamla yang menyerahkan hasil temuannya dalam operasi SAR hari kelima ini. Temuan itu berupa satu kantong bagian tubuh korban dan satu kantong puing pesawat.
Direktur Operasional Basarnas Brigjen TNI (Mar) Rasman mengapresiasi kerja tim SAR hari ini. Pasalnya pencarian dilakukan di tengah cuaca yang tidak bersahabat.
"Tentu kami selaku SMC (SAR Mission Coordinator) memberikan apresiasi dan penghargaan tinggi terhadap rekan-rekan kita yang ada di lapangan. Para penyelam dan kondisi cuaca yang kurang begitu bersahabat, namun demikian masih mampu untuk bisa mendapatkan objek-objek pencarian," kata Rasman.
