Krisis Lahan Makam di Jakarta: Pemprov Sebut Makam Tumpang Jadi Solusi
·waktu baca 2 menit

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Pemprov Jakarta, Fajar Sauri, menyebut pemakaman tumpang menjadi solusi yang efektif saat ini untuk mengatasi masalah krisis lahan pemakaman di Jakarta.
"Pelayanan makam tumpang dilakukan dengan makam keluarga dan cukup efektif menjadi solusi kekurangan lahan makam," kata dia ketika dikonfirmasi pada Rabu (22/10).
Sebab, apabila menambah atau memperluas area pemakaman bakal sulit untuk dilakukan. Acap kali, ada penolakan yang disuarakan oleh masyarakat terhadap pembangunan area pemakaman.
"Kendala dalam menambah lahan sering terjadi penolakan warga terhadap keberadaan lahan makam," ucap dia.
Distamhut DKI Jakarta mencatat sebagian besar Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jakarta sudah penuh dan hanya dapat melayani sistem pemakaman tumpang.
Fajar Sauri mengatakan, dari total 80 lokasi TPU yang tersebar di Jakarta, sebagian besar telah mencapai kapasitas maksimal.
“Dari 80 lokasi TPU yang tersebar di 5 wilayah DKI, 69 TPU sudah penuh dan hanya menerima pelayanan makam tumpang,” ujar Fajar.
Sebelumnya, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan, keterbatasan lahan pemakaman memang jadi persoalan serius di Jakarta. Pertumbuhan wilayah Jakarta yang padat membuat kebutuhan lahan pemakaman kian mendesak.
Ada beberapa opsi solusi bagi krisis lahan makam ini. Salah satunya adalah pemakaman tumpang. Selain itu, opsi lainnya yang sedang dipertimbangkan adalah pembangunan TPU di luar wilayah Jakarta.
