Krisis Makam di Jakarta, Pramono Cari Opsi Buka Lahan TPU Baru

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Thamrin Nine Ballroom, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Thamrin Nine Ballroom, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Gubernur Jakarta Pramono Anung mencari opsi untuk mengatasi permasalahan sulit mencari makam di Jakarta. Ia menyebut akan mencari lahan untuk membuka TPU (Tempat Pemakaman Umum) baru.

“Saya meminta untuk dibuka TPU-TPU baru yang memungkinkan. Sekarang ini sedang dilakukan oleh Dinas Pertamanan, Dinas Pertamanan dan Pemakaman,” kata Pramono usai hadiri acara Gelora Ibu PKK di Jakarta International Velodrome pada Kamis (23/10).

Pramono menyebutkan dari 80 lebih lahan TPU di Jakarta, sebagian besar lahan TPU sudah terisi penuh. Menurutnya, solusi sementara adalah melakukan tumpang tindih makam.

Suasana TPU Cikoko, Jakarta Selatan, yang sudah penuh dan hanya bisa melayani makam tumpang, Rabu (22/10/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

“Sekarang ini memang tinggal kurang lebih 11 atau 14 yang TPU yang masih bisa tanpa ditumpuk,” ungkapnya.

“Inilah problem riil sebagai salah satu kota besar yang ada di Jakarta dan saya menyampaikan apa adanya sehingga dengan demikian kami akan mencari solusi agar membuka TPU-TPU baru,” pungkasnya.

Data dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta dari 80 TPU di Jakarta 69 TPU sudah penuh dan hanya bisa melayani pemakaman tumpang.