Kronologi 32 Guru MAN 22 Jakbar Positif Corona Sepulang Piknik dari Yogyakarta

3 Desember 2020 11:08
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Kronologi 32 Guru MAN 22 Jakbar Positif Corona Sepulang Piknik dari Yogyakarta (70083)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi virus corona. Foto: Maulana Saputra/kumparan
ADVERTISEMENT
32 guru MAN 22 Jakarta Barat terkonfirmasi positif corona usai melakukan perjalanan piknik ke Yogyakarta dalam acara pelepasan kepala madrasah yang pensiun. Rombongan melakukan perjalanan pada 20-23 November 2020.
ADVERTISEMENT
"Ini total yang tadi saya tanyakan 32 totalnya. Acara pelepasan kepala madrasah yang pensiun. Pensiunnya tanggal 24," ujar Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DKI, Nur Pawaidudin, saat dihubungi, Kamis (3/12).
Nur memastikan tidak ada siswa yang mengikuti acara pelepasan ini. Kasus corona ini pertama kali dilaporkan pada 27 November, saat seorang guru dikonfirmasi positif corona lewat swab antigen.
Mengingat perjalanan ke Yogyakarta diikuti oleh puluhan guru dan karyawan, maka kemudian dilakukan tracing kepada yang lain.
Kronologi 32 Guru MAN 22 Jakbar Positif Corona Sepulang Piknik dari Yogyakarta (70084)
zoom-in-whitePerbesar
Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Berikut adalah kronologinya:

27 November
Pada tanggal 27 November, didapatkan laporan seorang guru MAN 22 positif COVID-19 dari hasil swab antigen reaktif corona. Laporan ini ditindaklanjuti dengan 2 guru dari MAN 22 yang telah bergejala juga kemudian dites. Hasil tanggal 28 didapatkan positif.
ADVERTISEMENT

28 November

Dilakukan pemeriksaan lanjutan kepada guru-guru lain yang mengalami gejala sebanyak 4 orang. Hasilnya, pada 29 November dilaporkan 3 orang dinyatakan positif. Dan sehari berselang, 1 orang lainnya juga positif.
30 November
Kemudian pada 30 November, tracing kembali dilakukan dengan pemeriksaan lanjutan kepada guru-guru lain, khususnya yang mulai bergejala sebanyak 13 orang. Didapatkan hasil tanggal 1 Desember, 10 orang dinyatakan positif. Sementara 3 orang dinyatakan negatif.
1 Desember
1 Desember masih dilakukan pemeriksaan lanjutan kepada 23 guru lainnya. Hasilnya yang keluar pada 3 Desember kemarin menyatakan 16 orang dinyatakan positif. Sementara 4 orang lainnya dinyatakan negatif, dan 2 orang masih menunggu hasil.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020