kumparan
search-gray
News11 Juni 2020 16:07

Kronologi Ayah di Tangerang Bunuh 2 Anaknya, Lalu Gantung Diri

Konten Redaksi kumparan
Kronologi Ayah di Tangerang Bunuh 2 Anaknya, Lalu Gantung Diri (103041)
Ayah bunuh anak di Tangerang, Banten. Foto: Dok. Istimewa
Satu keluarga yang terdiri dari ayah dan dua anak ditemukan tewas di dalam rumah di Kampung Sukamantri, Desa Gembong, Tangerang, pada Kamis (11/6) sekitar pukul 02.00 WIB. Identitas korban yakni sang ayah Robbi (37), dan dua anaknya Nicky Chelsiana (14) dan Gibran Ahmad Ramadhan (3).
ADVERTISEMENT
Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengatakan sebelum ditemukan tewas oleh warga, Robbi sempat terlibat cekcok dengan istrinya yakni Lala Maisari (35).
Kronologi Ayah di Tangerang Bunuh 2 Anaknya, Lalu Gantung Diri (103042)
Ayah bunuh anak di Tangerang, Banten. Foto: Dok. Istimewa
Setelah cekcok, Lala pergi ke rumah orang tuanya yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Sementara Robbi mengurung diri di dalam rumah bersama dua anaknya.
"Korban kembali masuk ke rumah (TKP) bersama dua anaknya lalu mengunci diri dalam rumah," kata Ade kepada wartawan.
Kronologi Ayah di Tangerang Bunuh 2 Anaknya, Lalu Gantung Diri (103043)
Ilustrasi Bunuh Diri, Gantung Diri Foto: Basith Subastian/kumparan
Tidak lama setelah itu, warga sempat mendengar suara ledakan dari dalam rumah korban. Kemudian warga digegerkan dengan kondisi ayah dan dua anak itu yang sudah tewas dengan kondisi mengenaskan.
Berikut kumparan rangkum kronologi ayah bunuh anak di Tangerang:
Rabu (10/6)
Pukul 20.30 WIB
ADVERTISEMENT
Robbi dan istrinya, Lala Maisari sempat cekcok. Tidak lama setelah itu, Lala memutuskan untuk pergi ke rumah orang tuanya yang tidak jauh dari lokasi kejadian.
Hanya saja, belum diketahui secara pasti penyebab cekcoknya Robbi dan istrinya itu. Namun pihak keluarga yang kebetulan ada di lokasi sempat melerai mereka.
Pukul 21.00 WIB
Robbi bersama dengan dua anaknya yakni Nicky Chelsiana dan Gibran Ahmad Ramadhan mengunci diri di dalam rumah. Pihak keluarga dan tetangga tidak menaruh curiga pada saat itu.
Kamis (11/6)
Pukul 01.30 WIB
Salah seorang tetangga korban bernama Nanang mendengar suara ledakan dari rumah Robbi. Karena penasaran dia bersama warga lainnya yaitu Sanan, Kemi, dan Sarip memutuskan untuk memeriksa ke rumah korban.
ADVERTISEMENT
Mereka tidak bisa masuk ke dalam rumah karena dikunci dari dalam. Hanya saja dari luar terlihat ada kobaran api di dalam rumah tersebut. Warga kemudian mendobrak paksa rumah korban dan mendapati Robbi bersama dua anaknya sudah tewas.
Pukul 02.00 WIB
Warga langsung melaporkan peristiwa ini ke Polsek Balaraja. Tidak lama setelah itu polisi datang ke lokasi dan melakukan olah TKP.
Seluruh korban tewas dibawa ke RS Tobat Balaraja untuk dilakukan visum. Polisi hingga saat ini masih terus mendalami kejadian itu.
"Sampai dengan saat ini penyebab kematian ketiga orang di TKP masih dalam penyelidikan. Olah TKP masih berlangsung dan jenazah akan diautopsi," ucap Ade.
***
ADVERTISEMENT
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona!
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white