Kronologi BMW Terjun Bebas dari Tol Krian-Gresik: Sempat Masuk Celah Barrier
·waktu baca 3 menit

Mobil BMW warna hitam bernopol P 805 INI terjun bebas saat melintas di Jalan Tol Krian-Gresik yang belum jadi pada Sabtu (5/4).
Mobil itu berisi dua orang yakni pengendara Moch. Rudie Herru Komandono (61 tahun), warga Perum Green Tamansari, dan seorang penumpang Endang Sri Wahyuni (47 tahun) warga Babatan, Kota Surabaya.
PT Waskita Bumi Wira (WBW) selaku pengelola tol, melalui humasnya, Dicky Fajar Novianto, menyebut bahwa mobil BMW tersebut sempat masuk atau menerobos ke celah barrier yang terpasang di akses Jalan Tol Krian-Gresik yang belum jadi.
Berikut kronologi peristiwa yang terjadi pada 5 April 2025 tersebut :
Pukul 21:52:36 WIB
Dicky menjelaskan, awalnya mobil BMW tersebut masuk dari Gerbang Tol Belahan Rejo yang mengarah ke Bunder, Kabupaten Gresik.
"Sesampainya di KM 27/A diduga pengemudi berhenti di bahu jalan melihat GMAPS," kata Dicky dalam keterangan tertulisnya, Rabu (9/4).
Pukul 21:52:45 WIB
Mobil BMW itu masuk melewati sela-sela Moveable Concrete Barrier (MCB) dan Nose Diverging yang berjarak dua meter.
Dicky menyampaikan, jalur tersebut diperuntukkan masuk ke lajur khusus petugas tol.
"Yang dalam hal ini jembatan yang direncanakan tersambung dengan Tol Tuban-Gresik," ucapnya.
Pukul 21:52:49 WIB
Kendaraan tersebut kemudian melaju di Jalan Tol Krian-Gresik yang belum jadi itu dengan kecepatan kurang lebih 80 kilometer per jam sebelum peristiwa terjun bebas.
Dicky mengungkapkan, jarak antara mobil BMW menerobos celah barrier dengan ujung Jalan Tol Krian-Gresik atau lokasi tempat kejadian perkara (TKP) sekitar 1,2 kilometer.
Pukul 21.53.22 WIB
Saat di TKP, mobil BMW itu terjun bebas dari ujung Jalan Tol Krian-Gresik ke simpang Jalan Wahidin Sudirohusodo, Kabupaten Gresik, dengan kondisi normal menghadap ke utara.
"Korban mengalami shock dan luka ringan. Tidak ada korban meninggal dunia baik di dalam mobil maupun di lokasi simpang Jalan Wahidin Sudirohusodo," jelasnya.
Dicky mengatakan, berdasarkan pengamatan lapangan dan CCTV Exit Kebomas Tol Surabaya-Gresik, pengemudi sempat melakukan pengereman sebelum kecelakaan terjadi.
"Pengereman yang dilakukan sekitar 9,5 meter dari lokasi ujung jembatan. Hal tersebut terlihat pada adanya bekas rem ban pada lokasi jalur yang dilewati," ujarnya.
Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Akibat peristiwa itu, pengemudi BMW Rudie Heru dan penumpang Sri Wahyuni mengalami luka ringan dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik.
"Sedangkan untuk kendaraan diamankan di Junkyard Lebani Gresik Tol Krian – Legundi – Bunder,' katanya.
Pasca kejadian itu, kata Dicky, pihak PT Waskita Bumi Wira melakukan beberapa upaya pada Selasa (8/4), yakni :
Melakukan Show of Force rutin pada lokasi awal kejadian yang dilakukan secara berkala oleh Petugas Operasional.
Melakukan penutupan penuh dengan water barrier yang diisi pasir dilengkapi pagar portal yang digembok (diperuntukkan khusus petugas jalan tol).
Pemasangan Median Concrete Barrier di lokasi jembatan yang belum selesai di lokasi 100 meter dan pemasangan safety line pada 500 m, 250 m, dan 100 m sebelum lokasi ujung jembatan.
Pengaktifan CCTV KM 28+900 Mainroad Jembatan yang belum selesai, terkoneksi langsung melalui Senkom WBW.
