Kronologi Jalan Ambles di Lenteng Agung arah Depok

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kondisi jalan amblas (sink hole) di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta (29/5/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi jalan amblas (sink hole) di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta (29/5/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparan

Dinas Bina Marga DKI Jakarta mengungkap kronologi jalan ambles di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, yang sempat ditangani cepat menggunakan coldmix (aspal dingin) sebelum akhirnya diketahui kondisi tanah di bawah badan jalan sudah kopong akibat kerusakan hong.

Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta Siti Dinarwenny mengatakan, penanganan jalan ambles dilakukan bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta.

“Dinas Bina Marga dan Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi menangani jalan amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Jumat pagi 28 Mei 2026. Penanganan awal dilakukan oleh Dinas SDA dengan cara memperbaiki kerusakan konstruksi saluran air di bawah jalan yang menyebabkan kondisi badan jalan amblas. Hingga saat ini, Jumat (29/5) siang penanganan konstruksi saluran air oleh Dinas SDA masih terus berlanjut,” ujarnya saat dikonfirmasi kumparan, Jumat (29/5).

Kondisi jalan amblas (sink hole) di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta (29/5/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparan

Menurut dia, Dinas Bina Marga masih bersiaga di lokasi untuk melanjutkan perbaikan jalan setelah penanganan saluran air selesai dilakukan.

“Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta melalui Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan terus melakukan pemantauan dan bersiaga di lokasi untuk melanjutkan perbaikan perkerasan jalan setelah penanganan konstruksi saluran air oleh Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta selesai,” katanya.

Untuk mengurangi risiko kecelakaan dan mengurai kemacetan, petugas juga memasang pelat besi.

“Untuk keamanan pengendara dan mengurangi kemacetan, dilakukan pula penanganan sementara dengan menutup jalan yang amblas menggunakan plat besi sebagai jalan darurat. Rekayasa lalu lintas dengan buka tutup jalur juga diberlakukan agar masyarakat tetap dapat melintas di lokasi tersebut,” ujar Siti.

Ia juga mengimbau masyarakat berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi.

“Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi serta mematuhi pengaturan lalu lintas yang telah diterapkan demi keselamatan bersama,” katanya.

Kondisi jalan amblas (sink hole) di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta (29/5/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparan

Berikut kronologi jalan ambles di Lenteng Agung:

Rabu (27/5) malam

Laporan awal mengenai jalan ambles diterima Tim Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa dari warga dan petugas PPSU.

“Pada Rabu 27 Mei malam, tim SDBM Jakarta Selatan mendapat laporan dari warga dan salah seorang petugas PPSU bahwa jalan ambles dan kondisinya agak dalam. Mengingat kondisi yang sudah malam, pemantauan pun direncanakan pada Kamis Pagi 28 Mei 2026,” kata Kasudin Bina Marga Jakarta Selatan Rifki Rismal.

Kamis (28/5) pagi

Keesokan paginya, petugas Bina Marga langsung bergerak cepat melakukan pengecekan dan penanganan awal menggunakan coldmix untuk menjaga keamanan pengguna jalan.

Penanganan cepat dilakukan bersamaan dengan koordinasi kepada Dinas SDA karena dugaan awal kerusakan berasal dari saluran air bawah jalan.

Setelah penanganan awal selesai dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB, tim SDA langsung memeriksa kondisi saluran air di bawah jalan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan diketahui bahwa kondisi tanah di bawah badan jalan telah mengalami kekosongan (kopong), sehingga diperlukan penanganan lebih lanjut secara menyeluruh oleh pihak Dinas SDA.

Kamis (28/5) sore

Meski sempat ditangani menggunakan coldmix, kondisi jalan kembali mengalami retak dan ambles pada sore hari.

“Pemantauan lanjutan atas penanganan sementara di lokasi jalan amblas dilakukan pada Kamis sore 28 Mei 2026 oleh Tim Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa. Dari hasil pemantauan lanjutan tersebut ditemukan kondisi jalan mengalami ambles dan retak kembali,” ungkap Siti.

“Menindaklanjuti situasi tersebut, Tim Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa langsung melakukan pengamanan area menggunakan water barrier guna meminimalisir potensi kecelakaan bagi pengguna jalan,” lanjutnya.

Kamis (28/5) malam

Kondisi jalan kemudian semakin parah pada malam hari hingga amblas total membentuk lubang besar dan memakan dua lajur jalan.

“Tak lama berselang, tepatnya pada Kamis 28 Mei malam, jalanan sudah alami amblas total dan melebar hingga memakan 2 lajur jalan,” katanya.

Setelah itu, Dinas SDA langsung melakukan penanganan terhadap kerusakan saluran air di bawah jalan.

Bina Marga akan segera memperbaiki badan jalan setelah proses perbaikan gorong-gorong selesai dilakukan SDA.

“Hasil koordinasi dengan Pihak SDA, Informasi yang diterima, pihak SDA akan segera menangani kerusakan crossing saluran air di lokasi tersebut,” kata Rifki.

“Setelah perbaikan gorong gorongnya selesai kita segera perbaiki jalannya,” pungkasnya.

Jumat (29/5)

Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mengungkap penyebab jalan ambles di Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok, Jakarta Selatan.

Insiden itu terjadi diduga akibat kondisi hong atau beton saluran air bawah tanah yang sudah rapuh dan keropos termakan usia.

Penyebab utama amblesnya jalan diduga berasal dari crossing hong berukuran sekitar 3 meter yang berada di bawah jalan tersebut. Hong tersebut sudah keropos termakan waktu.