Kronologi Jasad Bayi Ditaruh di Freezer karena Ortu Tak Punya Uang untuk Makam
·waktu baca 2 menit

S, ayah di Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, menyimpan jasad bayinya di freezer kulkas lantaran tidak punya uang untuk membayar biaya pemakaman.
Bagaimana kronologinya?
2 Juli 2023
Istri S yakni AA dibawa ke rumah sakit. Usia kandungannya 8 bulan, dan diduga bayi yang dikandungnya telah meninggal.
3 Juli 2023
Pagi hari, bayi (yang telah diberi nama dengan inisial F) dilahirkan dalam kondisi sudah meninggal. AA pun dirawat di rumah sakit.
Sore hari, S pulang membawa jasad bayi itu ke kamar kontrakannya.
Malam hari, S membacakan Yasin dan memasukkan bayi yang terbungkus kain itu ke freezer kulkas.
Alasan S memasukkan bayi ke kulkas adalah karena ia melihat di rumah sakit pun bayi itu dimasukkan ke ruang pendingin.
Itu semua ia lakukan lantaran tidak punya uang untuk membayar biaya pemakaman.
4 Juli 2023
Sang ayah kemudian berkeluh-kesah soal jasad anaknya kepada warga setempat. Keluarga ini mengontrak kamar di Jalan Tanah Seratus, Kelurahan Sudimara.
Warga melapor ke pemerintah desa hingga ke kelurahan-kecamatan, polisi pun mendapatkan laporannya.
Sang ayah disebut bingung tidak tahu bagaimana mau memakamkan jasad bayi karena ia benar-benar tidak punya uang.
Warga pun membantu pemakaman.
"Kita juga membantu (mendapatkan) KTP dan BPJS bagi keluarga ini," kata Camat Ciledug, Marwan, Rabu (5/7).
