Kronologi Kasus Pemotor di Cimahi Dianiaya Sampai Kejang

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pemukulan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemukulan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

Seorang pengendara motor di Kota Cimahi kejang-kejang setelah diduga dianiaya pemotor lainnya. Polisi telah menyelidiki kasus tersebut.

Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Luthfi Olot Gigantara, menjelaskan peristiwa itu disebabkan karena senggolan.

Berikut kronologinya:

Rabu, 19 April 2023

Pukul 13.20 WIB

-Sepeda motor yang dipakai korban dan pelaku saling senggol di Jalan Citeureup.

-Korban dan pelaku lalu berhenti tepat di depan Kantor BPJS.

-Korban meminta maaf kepada pelaku, tapi pelaku berkukuh menyalahkan dan menuduh korban sedang dalam pengaruh minuman keras.

Pukul 13.30 WIB

-Pelaku diduga melakukan penganiayaan pada korban dengan cara memukul hingga mengakibatkan korban mengalami kejang-kejang.

-Pelaku langsung melarikan diri. Korban ditolong oleh warga setempat dan dihubungkan dengan keluarganya.

Pukul 20.30 WIB

-Polisi melakukan olah TKP di depan Kantor BPJS Cimahi Jl. Sangkuriang No.65 Kota Cimahi.

-Dua saksi diperiksa

-Korban dan pelaku masih dalam pencarian.

Video Viral

Sebelumnya diberitakan, sebuah rekaman video yang memperlihatkan terjadinya perselisihan di antara pengendara motor beredar di media sosial. Dari video yang beredar, mulanya terlihat adanya dua pengendara motor yang sedang berada di sisi jalan.

Dari gestur tubuhnya, pengendara motor yang memakai helm warna putih diduga sedang memarahi pengendara motor lain yang tak memakai helm. Sebab, berulangkali pengendara motor yang tak menggunakan helm menunjukkan gestur tubuh meminta maaf pada pengendara motor berhelm putih.

Kemudian, video itu beralih ke potongan video lain yang memperlihatkan pengendara motor yang tak memakai helm diduga sudah dalam kondisi kejang-kejang akibat dianiaya. Bagian mulutnya pun terlihat mengeluarkan darah.

"Mawa motor sangeunahna (seenaknya)," kata pengguna motor berhelm putih kepada perekam video sebagaimana dilihat pada Rabu (19/4).

"Waduh, itu kejang-kejang, Pak," kata perekam video.