Kronologi Kasus Pencurian Bajaj di Jakarta
·waktu baca 2 menit

Polda Metro Jaya mengungkap kasus pencurian bajaj di Jakarta. Total ada 5 orang yang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah YR, M, S, HS , dan ES.
Kasus ini berawal video viral seorang sopir bajaj yang kehilangan kendaraannya. Setelah diselidiki komplotan ini berhasil dibekuk. Sudah 18 bajaj yang mereka curi.
Berikut kronologinya:
Kamis, 4 Juli 2024
Pukul 10.00 WIB
Tersangka ES (penadah) menghubungi tersangka YR untuk dicarikan mesin bajaj seperti aki, shock breker, dan ban.
YR sering menjual-belikan sparepart copotan bajaj.
Pukul 20.00 WIB
YR menemui M. Mereka merencanakan aksi pencurian bajaj.
Jumat 5 Juli 2024
Tersangka menyasar kawasan area parkir ruko Terafood, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Keduanya datang dengan menggunakan bajaj miliknya. YR dan M juga merupakan sopir bajaj.
“Selanjutnya, para tersangka (YR dan M), dengan menggunakan bajaj miliknya, pergi ke TKP membawa peralatan berupa gunting, tang, maupun tombol starter yang dipersiapkan semua di dalam bajaj,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya, Jumat (26/7).
Sabtu 6 Juli 2024
“Tersangka YR pada saat turun tersebut sudah membawa peralatan. Kemudian tersangka M memutarkan bajajnya dan parkir di seberang jalan sambil mengawasi situasi, sedangkan tersangka YR berjalan ke arah bajaj yg terparkir kemudian membuka pintu bajaj (incaran) dan masuk ke dalamnya, selanjutnya melakukan aksinya,” ujar Wira.
Selasa 16 Juli 2024
Sindikat pencuri bajaj ini akhirnya ditangkap.
