Kronologi Kecelakaan Kapal di Buton Tengah yang Tewaskan 15 Orang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Upaya pencarian korban kapal tenggelam di Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara. Foto: Humas Basarnas Kendari
zoom-in-whitePerbesar
Upaya pencarian korban kapal tenggelam di Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara. Foto: Humas Basarnas Kendari

Kapal penumpang penyeberangan antar-desa di Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, tenggelam pada Senin dini hari (24/7). Dari 40 orang di atas kapal, 15 di antaranya meninggal—sejauh ini.

"Kapal penyeberangan antar-desa tenggelam pada saat melakukan penyeberangan dari Lanto menuju Desa Lagii dari mengikuti kegiatan HUT Buton Tengah," kata Muhamad Arafah, Kepala KPP Basarnas Kendari, Senin (24/7).

Bagaimana kronologinya?

00.00 WITA

Kapal kecelakaan, tenggelam di Teluk Wasampela Tengah.

Kapal itu memiliki rute Kecamatan Mawasangka Tengah ke Mawasangka Timur di kabupaten tersebut.

02.30 WITA

Command Centre Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Kendari menerima informasi dari Anggota Polsek Mawasangka Tengah bernama Amba yang melaporkan kecelakaan kapal itu.

02.50 WITA

"Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 02.50 WITA, Tim Rescue Unit Siaga SAR Muna diberangkatkan dengan menggunakan Rescue Car membawa 1 perahu karet untuk memberikan bantuan awal," kata Arafah.

Jarak lokasi kapal dengan Unit Siaga SAR Muna sekitar 95 kilometer (km).

04.50 WITA

Tim Rescue Pos SAR Baubau diberangkatkan dengan menggunakan RB 210 dengan membawa 2 perahu karet untuk memberikan bantuan SAR.

Jarak kapal dengan Pelabuhan Murhum, Baubau, sekitar 16 nautical mile (nm).

05.20 WITA

Unit Siaga SAR Muna tiba di lokasi kecelakaan dan langsung berkoordinasi dengan aparat setempat.

06.10 WITA

Tim Rescue Pos SAR Baubau dengan menggunakan RB210 tiba di lokasi kecelakaan.

Pencarian akan dilakukan dengan membagi 2 Tim:

  1. Tim 1 melakukan penyelaman di sekitar lokasi kecelakaan;

  2. Tim 2 melakukan penyisiran di atas permukaan air di sekitar lokasi kecelakaan dengan menggunakan perahu karet dan long boat.

Saat upaya rescue berlangsung. Dok: Humas Basarnas Kendari

Identitas Korban Meninggal dan Selamat

Korban Meninggal Dunia

  1. Yanti, umur 20 tahun, alamat Desa Lagili;

  2. Sayana, umur 38 tahun, alamat Desa Lagili;

  3. Narti, umur 19 tahun, alamat Desa Lagili;

  4. Elena, umur 24 tahun, alamat Desa Lagili;

  5. Nurasafila, umur 26 tahun, alamat Desa Lagili;

  6. Eti Fariski, umur 18 tahun, alamat Desa Lagili;

  7. Darni, umur 17 tahun, alamat Desa Lagili;

  8. Lakiran, umur 46 tahun, alamat Desa Lagili;

  9. Afkar, umur 15 tahun, alamat Desa Lagili;

  10. Gadis, umur 16 tahun, alamat Desa Lagili;

  11. Irma, umur 17 tahun , alamat Desa Lagili;

  12. Muh Rifal, umur 16 tahun, alamat Desa Lagili;

  13. Waunde, umur 37 tahun, alamat Desa Lagili;

  14. Lusnawati, umur 17 tahun, alamat Desa Lagili;

  15. Muh. Kisan, umur 7 tahun, alamat Desa Lagili.

Korban Selamat

  1. Marlina, umur 18 tahun, alamat Desa Lagili;

  2. Putri Hanudin, umur 14, alamat Desa Lagili;

  3. Salsia, umur 26 tahun, alamat Desa Lagili;

  4. Egi, umur 20, alamat Desa Lagili;

  5. Heni Marlina, umur 23 tahun, alamat Desa Lagili;

  6. Paramita, umur 15 tahun , alamat Desa Lagili.

Korban kapal tenggelam. Dok: Humas Basarnas Kendari

"Keseluruhan korban meninggal dunia setelah dilakukan identifikasi di Puskesmas Mawasangka Timur, diserahkan kembali kepada keluarga korban, sedangkan korban selamat saat sementara dilakukan perawatan," kata Arafah.

"Sementara jumlah korban yang masih dalam pencarian 19 orang, perkiraan sesuai laporan awal, jumlah POB (person on board) 40 orang," lanjut Arafah.

Data Cuaca

  • Cuaca cerah berawan

  • Kecepatan angin 7-30 knot

  • Arah angin Tenggara-Utara

  • Tinggi gelombang 0,25-0,75 meter