Kronologi Lengkap Penembakan Istri TNI di Semarang

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tangkapan layar 4 pelaku penembakan istri TNI di Semarang. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Tangkapan layar 4 pelaku penembakan istri TNI di Semarang. Foto: Dok. Istimewa

Polisi membeberkan kronologi lengkap kasus penembakan seorang istri TNI di Kota Semarang berinisial R (34). Korban mengalami dua luka tembak dibagian perut kiri.

Senin 18 Juli 2022

Pukul 11.35.38 WIB

Dua orang pelaku memasuki area TKP (Tempat Kejadian Perkara) dengan mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja Hijau dan standby di pertigaan jalan dekat pos ronda.

Pukul 11.35.51 WIB

Dua 2 orang pelaku mengendarai motor Honda Beat Street hitam menyusul dua pelaku sebelumnya. Memantau rumah korban dari pertigaan jalan dekat pos ronda.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar saat menunjukan rekaman CCTV pelaku penembakan istri TNI di Kota Semarang. Foto: Intan Alliva/kumparan

Pukul 11.38.17 WIB

Korban termonitor keluar menjemput anaknya ke sekolah lantaran ia menerima kabar anaknya sedang tidak sehat

Pukul 11.38.50 WIB

Pelaku yang mengendarai Honda Beat Street hitam menyusul korban

Pukul 11.38.57 WIB

Pelaku yang mengendarai motor Ninja ikut menyusul korban.

Pelaku penembakan seorang istri tentara saat menembak korban. Foto: Dok. Istimewa

Pukul 11.47.33 WIB

Korban terlihat dalam perjalanan menuju rumah usai menjemput anaknya. Ia diikuti oleh 2 orang tersangka yang mengendarai sepeda motor ninja hijau. Saat itu, pelaku menembak korban pertama kali.

"Dalam tempo ini terjadi proses penembakan pertama," kata Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar, Rabu (20/7).

Pukul 11.47.57 WIB

Tembakan pertama rupanya tidak membuat korban rubuh. Kemudian dua orang pelaku berbalik arah dan menembak korban untuk kedua kalinya. Korban sempat melawan dan memeluk anaknya sebelum masuk ke teras rumah dan mendapatkan pertolongan.

Lokasi penembakan istri tentara di Perumahan Grand Cemara, Jalan Cemara 3, Padangsari, Banyumanik, Kota Semarang. Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan

Pukul 11.48 WIB

Dua orang pelaku yang pengendara motor ninja hijau termonitor oleh CCTV Cemerlang Sport Jalan Cemara Raya dan melewati Masjid Raya Al-Muhajirin. Mereka mengarah ke Jalan Tusam atau ke Jalan Kanfer Raya. Sementara 2 orang pelaku pengendara Honda Beat tidak termonitor di CCTV Masjid Raya Al Muhajirin.

Irwan menduga, 4 pelaku yang bekerja di lapangan tersebut dikomandoi oleh seseorang. Sebab, ada pelaku yang menelepon seseorang sebelum mereka menembak.

"Sepertinya ada komando melalui telepon karena bisa pas kurang lebih 3 menit di situ sebelum kejadian. Sebelum korban berangkat jemput sekolah anaknya," kata Irwan.