Kronologi Moeldoko Ketum Demokrat: Bertemu Kader di Hotel hingga Disentil SBY

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

KLB Demokrat versi Sumut hari ini resmi menetapkan Jenderal (Purn) Moeldoko sebagai Ketua Umum. KLB Demokrat Sumut menetapkan kepengurusan DPP Demokrat di bawah AHY juga dinyatakan demisioner.

Bagaimana sepak terjang Moeldoko sampai jadi Ketum Demokrat versi KLB?

Bertemu Kader di Hotel

Terpilihnya Moeldoko dalam KLB Demokrat di Sibolangit, Deli Serdang, Sumut, berawal dari pertemuannya dengan sejumlah kader Demokrat di sebuah hotel di kawasan Kuningan, Hotel Aston.

Moeldoko dalam sebuah konferensi pers juga telah mengakui pertemuan itu. Menurut Moeldoko, pertemuan itu sama sekali tak membahas perebutan tampuk pimpinan Ketum Demokrat. Ia hanya mendengarkan para kader Demokrat curhat.

Lagipula, sebagai Kepala KSP, ia sering menerima tamu.

"Beberapa kali lho masanya. Ya, ada di hotel, ada di mana-mana. Enggak terlalu pentinglah. Intinya aku datang, diajak ketemu. Jadi apa yang salah? Mau pertemuan di mana, hak gue. Ngapain ikut campur? Gitu," kata Moeldoko saat menggelar konferensi pers di kediamannya Jalan Terusan Lembang, Jakarta Pusat, Rabu (3/2).

Dibongkar AHY

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti memberikan keterangan pers di kantor DPP Partai Demokrat , Jakarta. Foto: Muhammad Adimaja/Antara Foto

Setelah mendapatkan sejumlah informasi dari kader di bawah, DPP Demokrat memutuskan menggelar konferensi pers terkait situasi terkini di Kantor DPP Demokrat. Ketum AHY didampingi Sekjen Teuku Riefky Harsya membeberkan sejumlah fakta.

Mereka menyebut sebagai Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD). Dalam konferensi pers itu, AHY menyebut gerakan itu diinisiasi oleh pihak di lingkaran Presiden Jokowi.

Sehari setelah konferensi pers tersebut, Ketua Bappilu Demokrat Andi Arief membeberkan pihak di lingkaran Istana yang dimaksud adalah Kepala KSP Moeldoko.

Demokrat sudah menyurati Presiden Jokowi atas keterlibatan Moeldoko. Namun, melalui Mensesneg Pratikno, istana ogah menjawab surat Demokrat dengan dalih hal itu urusan internal Partai Demokrat.

Suasana kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang. Foto: Rahmat Utomo/kumparan

Disentil SBY, Moeldoko Bantah Bahas KLB Demokrat, Anggap Sudah Tuduhan Selesai

Semakin berlarut, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat SBY akhirnya buka suara terkait prahara di Partai Demokrat dan menyinggung nama Moeldoko. Moeldoko merespons santai dan menjelaskan tak pernah mengikuti urusan internal Partai Demokrat.

Sebab, Moeldoko mengaku dalam tiga pekan saat isu itu mencuat, ia tengah sibuk mengurusi pernikahan anaknya. Ditegaskan Moeldoko, ia tak mengerti urusan internal Partai Demokrat. Selain itu, ia menyebut urusannya dengan Demokrat sudah selesai.

"Memang belum selesai di Demokrat? Saya pikir sudah selesai. Kan saya enggak ngikutin ya," kata Moeldoko di WTC Sudirman, Jakarta, Kamis (25/2).

KLB Sibolangit Menetapkan Moeldoko Jadi Ketua Umum

KLB Partai Demokrat di Sumut . Foto: Rahmat Utomo/kumparan

Klimaksnya, KLB Partai Demokrat sore ini menetapkan Moeldoko menjadi Ketua Umum dan Eks Ketua DPR RI Marzuki Alie sebagai Ketua Dewan Pembina. Namun, Moeldoko tak hadir secara fisik dalam KLB itu.

Ia menyampaikan ucapan terima kasihnya via sambungan telepon dan menanyakan keseriusan kader Demokrat dalam mendukung agenda-agenda pemerintah khususnya di tengah pandemi COVID-19.

Seusai menyampaikan pidatonya, pimpinan sidang KLB Sibolangit, Jhoni Alen Marbun langsung menetapkan Moeldoko sebagai Ketua Umum diikuti ketukan palu sidang dan riuh tepuk tangan peserta.

"Dengan demikian, saya menghargai dan menghormati keputusan saudara. Oke kita terima menjadi ketua umum Partai Demokrat. Terima kasih," kata Moeldoko.