Kronologi Paskibra di Madina Ditemukan Tewas di Tangan Yunus di Kebun Sawit

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Mayat. Foto: leolintang/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mayat. Foto: leolintang/Shutterstock

Seorang gadis anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) berinisial DF (15) ditemukan tewas di kebun sawit di Kecamatan Mandailing Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, pada Kamis (31/7) lalu. Remaja putri itu menjadi korban pembunuhan pria bernama Yunus (22), tetangganya sendiri.

Berikut kronologi lengkap kematian DF, seorang pelajar SMA:

Selasa (29/7)

Pukul 17.30 WIB

DF tak pulang ke rumah usai latihan paskibra tingkat kecamatan. Keluarga melakukan pencarian. Bahkan Yunus yang kemudian dinyatakan sebagai pelaku pembunuhan, pura-pura turut mencari.

Rabu (30/7).

Keluarga melapor ke polisi. Motor korban ditemukan di kompleks pemakaman.

Kamis (31/7)

Pukul 16.30 WIB

Warga menemukan jasad DF terkubur tanpa busana di dalam lubang galian ekskavator. Warga hubungi polisi.

Pukul 19.00 WIB

Polisi datang ke TKP dan korban dievakuasi ke RS Husni Thamrin, Madina.

Jumat (1/8)

Korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk diautopsi. Pelaku ditangkap.

Kasi Humas Polres Madina Iptu Bagus Seto mengungkap, saat ini pihak kepolisian masih mendalami motif pembunuhan tersebut.

“Untuk motif pembunuhan masih didalami,” kata Bagus.

Jasad paskibra tingkat kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, ditemukan terkubur tanpa busana. Foto: Dok. Istimewa

Polisi juga masih menyelidiki hubungan pelaku dan korban.

"Nanti akan disampaikan Pak Kapolres untuk motif. Korban dan pelaku ini saling kenal, rumah orang tua mereka hanya berjarak 10 meter,” kata dia.

“Kalau itu (hubungan keduanya) belum terfaktakan tapi kalau pengakuan keterangan enggak ada, karena tersangka ini sudah beristri. Hanya saja dulu pelaku pernah dekat dengan kakaknya korban,” jelasnya.