Kronologi Penembakan Dokter di Klinik Az-Zahra Cawang

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Azzahra Medical Centre (Foto: Johanes Hutabarat/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Azzahra Medical Centre (Foto: Johanes Hutabarat/kumparan)

Dokter Letty Sultri tewas ditembak suaminya Helmi saat sedang bekerja di Az-Zahra Medical Center, Jalan Dewi Sartika, Cawang Jakarta Timur. Helmi yang kesal digugat cerai menembak Letty sebanyak enam kali hingga tewas.

Selepas menghabisi nyawa istrinya, Helmi yang juga berprofesi sebagai dokter sempat melarikan diri. Beberapa jam berselang, dia pun menyerahkan diri ke polisi.

Berikut kronologi penembakan di Klinik Az-Zahra yang dirangkum kumparan (kumparan.com) berdasarkan keterangan polisi.

Kamis (9/11), 14.00 WIB

Helmi mendatangi Az-Zahra Medical Center. Dia langsung masuk ke ruang kerja istrinya.

Berdasarkan keterangan saksi, mereka langsung terdengar bertengkar. Helmi kesal karena digugat cerai oleh Letty.

Di tengah pertengkaran mereka, Letty keluar ketakutan dari ruang kerjanya. Saksi melihat Helmi sudah membidik istrinya dengan senjata api.

Meski sudah coba menghindari tembakan, Letty tetap terkena peluru. Dia tewas seketika.

Menurut Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo, Helmi meletuskan beberapa kali tembakan. "Saksi mendengar suara letusan senjata api sebanyak enam kali," ujar Andry saat dihubungi.

Kadir, saksi penembakan di Polda Metro Jaya (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kadir, saksi penembakan di Polda Metro Jaya (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)

14.30 WIB

Saksi mata melihat Helmi keluar dari klinik Az-Zahra. Dia pergi dengan ojek yang mengantarnya.

Sunarto, penjual mie di depan klinik Az-Zahra, melihat Helmi keluar dengan pistol yang disangkutkan di sakunya.

17.00 WIB

Helmi menyerahkan diri ke Polres Jakarta Timur. Meski demikian, polisi tetap memeriksa saksi mata. Ada dua saksi yang menjadi pemeriksaan di Polda Metro Jaya.