Kronologi Penembakan Rombongan TGPF Bentukan Mahfud MD oleh KKB Papua

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua kembali berulah. Kini mereka mengadang rombongan tim TGPF bentukan Menko Polhukam Mahfud MD. Bahkan, mereka menembaki rombongan yang sedang melintas di Distrik Hipadita.
Diketahui tim TGPF yang diketuai Benny Memoto itu telah tiba di Papua sejak Rabu (7/10) untuk menginvestigasi peristiwa penembakan anggota TNI dan pendeta Yaremia di Kabupaten Intan Jaya, Papua.
Kepala Penerangan (Kapen) Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Kolonel Czi IGN Suriastawa mengatakan akibat penembakan itu, 2 anggota rombongan mengalami luka tembak. Mereka lalu dirawat di RSUD Sugapa.
Berikut kronologi penembakan rombongan investigator TGPF Intan Jaya yang dilakukan oleh KKB di Papua.
9 Oktober 2020
15.30 WIT
Rombongan tim TGPF Intan Jaya diadang ketika tengah melintas di daerah Kampung Mamba Bawah, Distrik Hipadita. Pengadangan itu dilakukan KKB Papua. Tim sedang dalam perjalanan pulang usai melakukan penyelidikan di distrik Hipadita.
"Pada tanggal 9 Oktober 2020, pukul 15.30 WIT, di daerah Kampung Mamba Bawah, Distrik Hipadita telah terjadi pengadangan oleh KSB terhadap rombongan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) saat kembali dari Distrik Hitadipa menuju ke Sugapa," ujar Suriastawa melalui keterangan tertulisnya.
Akibat peristiwa itu dua orang mengalami luka tembak. Yakni Sertu Faisal Akbar (Satgas Apter Hitadipa) yang mengalami luka tembak di pinggang. Lalu, Bambang Purwoko (Dosen UGM/TGPF) yang mendapatkan luka tembak di pergelangan kaki kiri dan pergelangan tangan kiri.
16.40 WIT
Tim TNI yang mengawal kerja tim TGPF di Papua, langsung bergerak cepat untuk membawa kedua korban ke rumah sakit terdekat. Kedua korban langsung mendapatkan perawatan medis di UPTD RSUD Sugapa.
"Saat ini korban masih dirawat di RSUD Sugapa dikawal oleh pers TNI DPP Asintel Dam Cendrawasih Kol Inf Ardian Triwasana," ucap Suriastwa.
Supaya peristiwa serupa tak terulang, TNI memutuskan untuk segera memindahkan rombongan tim TGPF ke lokasi yang lebih aman.
"Untuk rombongan TGPF lain sudah berada di rumdis (rumah dinas) Wabup (wakil bupati Intan Jaya)," kata Suriastawa.
Diketahui tim TGPF bentukan Mahfud telah memulai kerja mereka pada Rabu (7/10). Mereka terbang ke Papua guna melakukan investigasi dan mengumpulkan sejumlah bukti serta kesaksian untuk mengungkap tabir penembakan yang melibatkan KKB Papua.
Tim ini terdiri dari tiga unsur, yakni penanggung jawab yang ditempati oleh Mahfud MD, tim pengarah, dan tim investigasi di lapangan. Tim investigasi di lapangan berisi 18 orang yang diketuai oleh Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Benny Mamoto dan wakilnya Deputi Kemenko Polhukam Sugeng Purnomo.
