Kronologi Penemuan Jasad 2 Petugas Basarnas Medan: Bendungan sampai Dibuka

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dua petugas Basarnas Medan yang hilang saat cari korban hanyut ditemukan meninggal pada Rabu (23/10). Foto: Dok. Polsek Kuta Buluh
zoom-in-whitePerbesar
Dua petugas Basarnas Medan yang hilang saat cari korban hanyut ditemukan meninggal pada Rabu (23/10). Foto: Dok. Polsek Kuta Buluh

Dua petugas Basarnas Medan yang hilang di Sungai Lau Biang, Kabupaten Karo, Sumut, akhirnya berhasil ditemukan setelah satu pekan hilang, pada Rabu (23/10).

Keduanya sebelumnya hilang usai perahu yang digunakan untuk mencari korban hanyut mengalami kecelakaan akibat faktor cuaca.

“Kami menyampaikan rasa duka yang mendalam atas gugurnya dua anggota kami. Mereka adalah pahlawan. Mereka gugur secara syahid saat menjalankan tugas mulia,” kata Kepala Basarnas Medan Mustari dalam keterangannya, Kamis (24/10).

Berikut kronologi pencariannya:

Rabu (23/10)

Pukul 07.00 WIB

  • Petugas SAR membagi kelompok pencarian menjadi 5 SAR Unit (SRU)

  • Bendungan PT Wampu Electric Power dibuka

Pukul 08.00 WIB

  • Petugas berpencar sesuai pembagian tugas dari 5 SRU.

Pukul 08.45 WIB

  • Tim drone menginfokan bahwa debit air bendungan telah turun. Tim SAR kemudian turun dan mengurai tumpukan sampah yang sebelumnya dicurigai terdapat korban.

Pukul 16.00 WIB

  • Tim drone melihat tumpukan sampah telah bergeser kencang ke hilir. SAR mencurigai kedua korban berada di sana.

Pukul 16.15 WIB

  • SRU 3 menemukan jasad korban Tengku Rahmad Syahputra.

Pukul 16.45

  • SRU 3 menemukan jasad korban Dodi. Keduanya ditemukan dengan jarak 50 meter.

Pukul 19.00 WIB

  • Kedua jasad berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD Kabanjahe, Karo.

Insiden kecelakaan perahu ini sebelumnya terjadi pada Rabu (16/10) lalu. Saat itu, 4 anggota SAR dan 2 warga melakukan pencarian terhadap korban hanyut yakni Jesplinta Sebayang.

Namun, saat pencarian sekitar pukul 10.00 WIB, tiba-tiba aliran sungai menjadi sangat deras lantaran sejumlah wilayah di Karo diguyur hujan. Perahu pun terbalik dan keenamnya hilang.

Pukul 17.00 WIB, petugas Basarnas bernama Robbi Daniel (29) ditemukan selamat.Tidak berselang lama 2 warga lainnya ditemukan yakni Rico Barus dan Oscar Sebayang.

Lalu, sehari kemudian, satu petugas Basarnas kembali ditemukan dalam keadaan selamat di dasar jurang yakni Jerry Novanda. Sementara, dua lainnya masih hilang. Sepekan kemudian, keduanya ditemukan meninggal.