Kronologi Remaja 14 Tahun di Bandung Diperkosa, Disekap hingga Dijual

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Pemerkosaan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pemerkosaan. Foto: Shutterstock

Seorang remaja perempuan berusia 14 tahun di Bandung menjadi korban pemerkosaan. Remaja itu bahkan disekap dan dijual untuk prostitusi oleh kekasihnya berinisial I ke aplikasi kencan Michat.

Dalam kasus ini, polisi selain I sudah menangkap dua orang lainnya. Mereka adalah S dan L. Keduanya merupakan suami istri. S suaminya, L istrinya. Keduanya diduga turut serta menjajakan remaja 14 tahun itu di aplikasi Michat.

Bagaimana kronologi kasus itu hingga akhirnya terungkap? Rabu, 15 Desember 2021 Remaja 14 tahun itu dinyatakan hilang oleh pihak keluarga. Keluarga berupaya mencari pelajar SMP itu.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Rudi Trihandoyo mengatakan, gadis itu pada tanggal 15 Desember 2021 bertemu dengan pria kenalannya dari Facebook. Pria itu adalah I.

"I kenalan lewat Facebook dengan korban. Terus, I sama korban pacaran," kata Rudi Trihandoyo lewat sambungan telepon, Selasa (28/12).

Lantas, mereka bertemu di salah satu tempat di Kecamatan Andir, Kota Bandung. Saat pertemuan itu, I mencekoki remaja itu miras hingga mabuk. Pelaku lalu memperkosa korban.

I kemudian menyekap remaja itu. Dia lalu menghubungi S. S inilah yang kemudian bersama I terpikir untuk menjual remaja itu untuk prostitusi di aplikasi Michat.

Jumat, 17 Desember 2021 Ayah remaja itu mengunggah di media sosial (medsos) berita terkait kehilangan anaknya. Ayah korban berupaya mencari ke berbagai lini selain menghubungi polisi. Senin, 20 Desember 2021 Dari medsos itu, ayah korban mendapat informasi dari salah satu netizen bahwa remaja dengan ciri-ciri seperti anaknya berada di Terminal Leuwipanjang, Bandung. Tapi ketika didatangi ke sana, ayah korban tak menemukan anaknya.

Rabu, 22 Desember 2021 Ayah korban kembali mendapatkan informasi mengenai keberadaan putrinya di aplikasi kencan Michat. Lalu, ayah korban ingin menjebak pelaku yang diduga menjual anaknya untuk tujuan prostitusi itu.

Ayahnya janjian bertemu via aplikasi Michat di sekitar wilayah Ciroyom. Adapun aksi prostitusi online itu dilakukan oleh para pelaku di indekos di daerah Kecamatan Andir, Kota Bandung.

Ayah korban pada saat itu juga bekerja sama dengan polisi. Singkat cerita, setelah mereka bertemu, pelaku yang berjumlah tiga orang langsung ditangkap.

Dari hasil pengembangan ada satu pelaku lain berinisial D yang kini masih buron.

"Muncikarinya I sama S yang menawarkan korban di Michat," ucap Rudi.