Kronologi Rumah Wartawan di Karo Dibakar sampai Sekeluarganya Tewas

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi menunjukkan tersangka pembakaran rumah yang menewaskan wartawan Tribrata TV, Sempurna Pasaribu, saat rilis di Polda Sumut, Senin (8/7/2024). Foto: Polda Sumut
zoom-in-whitePerbesar
Polisi menunjukkan tersangka pembakaran rumah yang menewaskan wartawan Tribrata TV, Sempurna Pasaribu, saat rilis di Polda Sumut, Senin (8/7/2024). Foto: Polda Sumut

Rumah wartawan Tribrata TV, Rico Sempurna Pasaribu, di Jalan Nabung Surbakti, Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumut, dibakar. Akibatnya, Sempurna dan 3 anggota keluarganya (istri, anak, cucu) tewas.

Polisi pun sudah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus ini yakni RAS dan YST.

Lantas, seperti apa kronologinya? Berikut kumparan rangkum dari penjelasan Kapolda Sumut Irjen Agung Setya, Senin (8/7):

Kamis (27/6)

Pukul 02.30 WIB

RAS mensurvei rumah Sempurna Pasaribu dan melaporkan kondisi TKP ke seseorang. Polisi belum mengungkapkan siapa "seorang" yang dimaksud.

Pukul 03.12 WIB-03.18 WIB

Terpantau diduga kedua pelaku berada di sekitar TKP, berangkat dari posko salah satu organisasi kepemudaan kemudian kembali lagi. Pelaku YST (pengemudi) menggunakan selimut berwarna merah muda.

Pukul 03.24 WIB

Polres Tanah Karo menerima laporan terjadi kebakaran di rumah Sempurna.

Polisi olah TKP kebakaran rumah wartawan Sempurna Pasaribu yang terbakar di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Foto: Polres Tanah Karo

Sabtu (6/7)

Polisi menangkap RAS. RAS akui sudah lakukan pembakaran bersama YST.

Minggu (7/7)

pukul 02.00 WIB

YST ditangkap.

Peran kedua pelaku

Dalam kasus ini, kedua pelaku berbagi peran. Pelaku RAS berperan untuk membeli solar dan Pertalite seharga Rp 130 ribu. Selain itu juga berperan sebagai pengemudi sepeda motor untuk menuju ke lokasi.

Peran YST alias Selawang sebagai pelaku pembakaran rumah. Ia menyiram rumah dengan menggunakan dua botol air mineral kemasan berisi solar dan Pertalite lalu menyalakan api.

Terkait motif dan aktor utama kasus ini, polisi masih menyelidikinya.