Kronologi Tertembaknya Bripda Ignatius di Rusun Polri Cikeas

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Inosensia Antonia Tarigas memegang foto anaknya Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirgae (21), anggota Densus 88 yang tewas diduga ditembak seniornya. Foto: Yusrizal/Hi! Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
Inosensia Antonia Tarigas memegang foto anaknya Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirgae (21), anggota Densus 88 yang tewas diduga ditembak seniornya. Foto: Yusrizal/Hi! Pontianak

Anggota Densus 88 Antiteror Polri, Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage (21), tewas tertembak rekannya sesama polisi di Rusun Polri Cikeas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Imbasnya, dua anggota Densus lainnya, yakni Bripda IMS dan Bripka IG telah ditetapkan sebagai tersangka.

Berikut kronologi tewasnya Bripda Ignatius;

Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage. Foto: Dok. Istimewa

Sabtu, 22 Juli 2023

Pukul 22.35 WIB

Kejadian bermula ketika Bripda IMS mengajak seorang rekannya yang berinisial Bripda A untuk berkunjung ke Rusun Polri Cikeas.

Setelahnya, Bripda IMS dan Bripda A kemudian minum-minuman beralkohol.

"Dari fakta-fakta yang telah diperoleh penyidik, IMS memang mengkonsumsi alkohol sebelum atau pada saat terjadinya peristiwa itu," kata Juru Bicara Densus 88, Kombes Aswin Siregar saat dikonfirmasi, Jumat (28/7).

Minggu, 23 Juli

Pukul 01.38 WIB

Bripda IMS dan Bripda A kemudian juga mengajak dua orang lainnya, yakni Bripda Ignatius dan Bripda Y, untuk berkumpul di salah satu kamar.

video from internal kumparan

Pukul 01.42 WIB

Bripda IMS yang tengah dalam pengaruh minuman beralkohol tiba-tiba hendak mengeluarkan senjata api milik Bripka IG. Namun, senjata itu tak sengaja pelatuk senjata itu tertarik dan meletus hingga mengenai Bripda Ignatius.

"Senjata meletus saat diambil IMS dari tasnya. IG sebagai pemilik (senjata api) tidak berada ditempat waktu kejadian," kata Aswin.

Setelah itu, para saksi dan penghuni Rusun Polri Cikeas lainnya langsung membantu melarikan korban ke RS Polri Kramat Jati.

Bripda Ignatius pun dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit. Jenazahnya pun langsung diautopsi.

Selasa, 25 Juli 2023

Autopsi jenazah Bripda Ignatius telah rampung dilaksanakan. Hasilnya, ditemukan ada satu luka tembak yang tembus dari belakang telinga kiri ke telinga kanan.

"Satu (luka tembak). Di bagian belakang telinga kanan sampai belakang telinga kiri. Tak ada (luka lain)," ujar Karumkit Polri Kramat Jati, Brigjen Hariyanto, saat dikonfirmasi.

Jenazah Bripda Ignatius langsung dikembalikan ke keluarga untuk dimakamkan.

Rabu, 26 Juli 2023

Jenazah Bripda Ignatius dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. Pemakaman dilakukan secara kedinasan.

"Ya (pemakaman secara kedinasan)," ungkap Aswin.

***

Ramaikan kumparanMOM Festival Hari Anak di 29-30 Juli 2023

kumparan post embed