Kronologi Tewasnya Kasatreskrim Polres Solok Selatan Ditembak Sesama Perwira

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
AKP Riyanto Ulil Ansha,S.I.K.,M.H. kasar Reskrim Polres Solok Selatan Polda Sumbar. Foto: Instagram/ @wiratama_bhayangkara.official
zoom-in-whitePerbesar
AKP Riyanto Ulil Ansha,S.I.K.,M.H. kasar Reskrim Polres Solok Selatan Polda Sumbar. Foto: Instagram/ @wiratama_bhayangkara.official

Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ryanto Ulil Anshar ditembak mati oleh Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar pada Jumat (22/11) dini hari).

Kasus ini masih bergulir di Polda Sumbar. AKP Dadang Iskandar pun sudah diperiksa terkait kasus ini.

Ilustrasi penembakan. Foto: Shutterstock

Motif penembakan ini, berdasarkan informasi yang diterima kumparan, diduga Dadang tidak senang dengan penangkapan yang dilakukan oleh Ulil.

Berikut kronologi AKP Riyanto ditembak Dadang.

Jumat, 22 November 2024

Pukul 00.43 WIB

  • Sat Reskrim Polres Solok Selatan mengamankan pelaku tambang galian C

  • Saat menuju Polres, Kasat Reskrim mendapat telepon dari Kabag Ops terkait adanya penangkapan terhadap pelaku tambang galian C yang telah diamankan oleh Personel Sat Reskrim Polres Solok Selatan

  • Sesampainya tersangka di Polres (tersangka galian C) dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang diamankan

  • Saat personel Sat Reskrim Polres berada dalam ruangan melakukan pemeriksaan pada tersangka, terdengar bunyi tembakan dari luar, dan saat diperiksa keluar, Kasat Reskrim sudah terkena tembakan dan tidak bergerak

  • Personel melihat mobil yang dikendarai Kabag Ops meninggalkan TKP (Tempat Kejadian Perkara)

  • Kabag Ops menggunakan mobil dinas Isuzu Dmax dengan nomor plat 3-46

  • Kasat Reskrim terkena 2 tembakan di bagian kepala (pelipis sebelah kanan dan pipi kanan)

  • Kabag Ops melakukan tembakan diduga menggunakan senjata api pendek jenis pistol HS : 260139

  • Saat terjadi penembakan hanya terdapat Kabag Ops dan Kasat Reskrim di TKP (Tempat kejadian perkara)

  • AKP Dadang diinformasikan membawa mobilnya ke Polda Sumbar dan menyerahkan diri ke Provost

  • AKP Dadang masih menjalani pemeriksaan