KSAD Maruli Ungkap Bantuan TNI AD untuk Korban Gempa NTT: Cangkul-Starlink

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak (ketiga kiri) berjalan untuk mengikuti rapat pimpinan (Rapim) TNI-Polri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/2/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak (ketiga kiri) berjalan untuk mengikuti rapat pimpinan (Rapim) TNI-Polri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/2/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan TNI Angkatan Darat (AD) mengirim sejumlah bantuan logistik untuk mendukung penanganan bencana gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal itu disampaikan Maruli di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (17/8).

"Oh semua, ya sudah berjalan. Dari semua angkatan, kementerian sudah kirim logistik. Dari Angkatan Darat perlu ada komunikasi, kita kirim Starlink," kata Maruli.

Menurut Maruli, kebutuhan di lokasi bencana tidak hanya berkaitan dengan bantuan logistik utama. Peralatan sederhana untuk mendukung proses pembersihan dan pemulihan juga perlu diperhatikan.

"Kadang-kadang orang lupa masalah hal kecil, cangkul, sekop, ya. Masalah toren air, itu yang penting. Makanya kami melihat mana yang lain sudah cukup, kami lihat dari sisi lain gitu ya," ujarnya.

Warga mengamati rumahnya yang mengalami kerusakan akibat gempa di kawasan Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, Minggu (16/8/2026). Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO

Maruli mengatakan kondisi personel TNI AD di wilayah terdampak saat ini masih mencukupi. Pemerintah dan TNI selanjutnya akan fokus memastikan bantuan yang telah tiba dapat segera didistribusikan sesuai kebutuhan masyarakat.

"Sementara ini yang dari sana sudah cukup, enggak ada masalah ya. Kita nanti lihat perkembangan. Sekarang kan logistik sudah sampai semua nih, tinggal distribusinya," katanya.

Ia menambahkan, TNI AD akan menyiapkan berbagai peralatan sesuai kebutuhan di lapangan, termasuk toren atau tangki air, perangkat komunikasi Starlink, serta peralatan untuk membantu proses pembersihan.

"Dengan yang tadi saya sampaikan hal-hal yang mereka perlukan. Misalnya nanti toren air, bagaimana Starlink-starlink-nya nyala bisa komunikasi, bagaimana mungkin untuk pembersihannya, cangkul, sekop, alat ini, tangki air. Itu nanti kita siapkan di sana," tutur Maruli.