KSAL: 23 Anggota Marinir Tertimbun Longsor Cisarua, Baru 4 Ditemukan Meninggal

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali (kiri) melepas Satgas TNI AL untuk misi kemanusiaan ke wilayah terdampak bencana di KRI dr Soeharso, Jakarta, Minggu (30/11/2025). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali (kiri) melepas Satgas TNI AL untuk misi kemanusiaan ke wilayah terdampak bencana di KRI dr Soeharso, Jakarta, Minggu (30/11/2025). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

KSAL Laksamana Muhammad Ali mengonfirmasi kabar terkait anggota Marinir yang tertimbun longsor di Cisarua, Bandung Barat. Total ada 23 anggota jadi korban.

"Atas izin Bapak Menhan dan Bapak Panglima, saya menyampaikan terkait dengan kejadian bencana alam yang terjadi di Jawa Barat, di Desa Soreang. Memang terdapat 23 anggota marinir yang tertimbun longsor," kata Ali usai rapat kerja di Komisi I DPR, Jakarta, Senin (26/1).

"Saat ini sudah diketemukan baru 4 personel dalam kondisi meninggal dunia," tambah dia.

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban bencana tanah longsor yang ditemukan di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (25/1/2026). Foto: Abdan Syakura/ANTARA FOTO

Ali menekankan, pencarian terus dilakukan. Menurutnya, pencarian terkendala karena alat berat belum bisa masuk imbas kondisi medan dan jalan rusak.

"Dan yang lainnya belum ditemukan. Masih diadakan upaya pencarian terus sampai sekarang. Alat berat memang belum bisa masuk karena kondisi cuaca dan jalan yang kecil," kata Ali.

"Tapi ini kita akan terus melaksanakan pencarian dengan teknologi, dengan drone, dan menggunakan thermal, dan juga dengan anjing pelacak," tutur dia.