KSAL: Pilot Bonanza Masih Terikat di Kursi, Pesawat Terbalik
·waktu baca 1 menit

TNI AL berhasil mengevakuasi pilot dan copilot serta pesawat Bonanza G-26 yang jatuh di Selat Madura, Rabu (7/9). KSAL, Laksamana Yudo Margono, mengungkap kondisi pilot dan pesawat saat dievakuasi.
"Pilot dan kopilot berhasil dievakuasi. Posisinya masih ada di kursi, terikat dengan seat belt," kata Yudo saat konferensi pers di Mabesal, Jakarta, Kamis (8/9).
Pesawat itu diawaki Pilot Lettu Laut (P) Judistira Eka Permady dan Copil Letda Laut (P) Dendy Kresna Bhakti.
Yudo mengatakan, Bonanza yang jatuh tengah dalam operasi latihan anti serangan udara bersama alutsista lainnya. Begitu pesawat jatuh, seluruh unsur yang terlibat dalam latihan langsung beralih menjadi unsur SAR.
KRI menurunkan multibeam eco sounder untuk melepaskan sonar guna mengetahui posisi pesawat. Saat itu, diketahui pesawat berada di kedalaman 15 meter.
Karena kondisi arus di bawah laut belum memungkinkan untuk penyelaman, tim memutuskan untuk melanjutkan evakuasi pada keesokan harinya.
Kamis pagi, tim penyelam dan KRI Soputan dikerahkan ke lokasi adanya pesawat. Tim penyelam mengevakuasi pilot dan copilot, sedangkan KRI Soputan mengangkat bangkai pesawat.
"Pesawat kondisinya terbalik. Karena kita punya alat KRI yang bisa angkat beratnya pesawat yang ringan. Karena pesawat latih kan ringan, sehingga bisa diangkat," tambah Yudo.
