KSP Dudung Dapat Info Banyak Ketimpangan Pelaksanaan MBG, Bakal Gelar Sidak

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pejabat baru Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menjawab pertanyaan wartawan usai serah terima jabatan dan pisah sambut di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/4/2026). Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
zoom-in-whitePerbesar
Pejabat baru Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menjawab pertanyaan wartawan usai serah terima jabatan dan pisah sambut di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/4/2026). Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman, mengaku mendapat banyak informasi terkait adanya ketimpangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Informasi itu didapat Dudung dari berdiskusi dengan Wakil Ketua KPK, Agus Joko Pramono. Dudung mengaku akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait informasi ini.

"Artinya bahwa yang sekarang kita sedang booming ini masalah MBG. Tadi saya diskusi banyak hal-hal yang terjadi ketimpangan-ketimpangan dan nanti akan saya sidak," ujar Dudung di kantornya, Selasa (5/5).

Sidak tersebut, menurut Dudung, akan dilakukannya bersama dengan kementerian/lembaga terkait.

Jika nantinya ditemukan pelanggaran, Dudung mengaku tak segan untuk mengungkap hal tersebut kepada publik.

"Kalau misalnya kita ketahui dan betul-betul terbukti, saya tidak akan segan-segan untuk expose secara langsung," ujarnya.

Mantan KSAD itu menuturkan sidak ke lapangan bertujuan untuk memastikan MBG yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo berjalan sesuai ketentuan.

Siswa membawa ompreng paket Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Tamansari, Kabupaten Bogor, Selasa (16/12/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

"Dan saya akan sampaikan nanti apa yang menjadi temuan nanti di lapangan, sehingga tidak ada pemanfaatan-pemanfaatan yang hanya kemudian dimanfaatkan oleh kelompok perorangan," tuturnya.

"Banyak saya dapat laporan-laporan, tetapi saya kalau belum terjun di lapangan saya tidak mau akan menyampaikan apa temuannya. Nanti tunggu nanti saya akan secepatnya saya ke lapangan," tandas Dudung.