KSP Ingatkan Menteri Tak Sembarangan Angkat Stafsus: Wajib Lapor Istana

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Staff Kepresidenan (KSP) Letjen TNI (Purn) AM Putranto di Kantor KSP, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Staff Kepresidenan (KSP) Letjen TNI (Purn) AM Putranto di Kantor KSP, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Letjen TNI (Purn) AM Putranto diminta tanggapan soal Menkomdigi Meutya Hafid yang melantik Rudi Susanto menjadi Staf Khusus Bidang Strategi Komunikasi.

Rudi Susanto disebut-sebut sebagai pemilik akun media sosial X @kurawa alias Rudi Valinka, yang oleh sebagian kalangan disebut buzzer Jokowi pada masa pemilu-pemilu silam.

Putranto mengatakan, setiap menteri yang ingin melantik staf khusus (stafsus) harus melaporkan terlebih dahulu kepada pihak istana.

"Iya dong. Enggak bisa lantik sembarangan dong," kata Putranto di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (15/1).

Menteri Komdigi Meutya Hafid bersama dengan struktur barunya di lingkungan Kementerian Komdigi pada Senin (13/1/2025). Rudi Susanto alias Rudi Valinka berdiri di barisan depan, kedua dari kanan. Foto: Abid Raihan/kumparan

Putranto menjelaskan, setiap kementerian diberikan kewenangan untuk membuka rekrutmen personel. Ia pun mencontohkan pihaknya yang diberikan kewenangan untuk merekrut personel di Kantor Staf Kepresidenan.

"Jadi kami di KSP saya rekrutmen personel tersendiri, khusus saya dikasih kewenangan di Sesneg seperti itu. Di Sesneg ya ada sendiri sama seperti untuk Pak Rudi Sutanto dan sebagainya keputusan di mereka," ucapnya.

kumparan post embed

Sebelumnya, Meutya Hafid mengaku tidak mengetahui apakah Rudi Susanto itu merupakan sosok Rudi Valinka atau bukan yang sebagian kalangan menyebutnya 'buzzer' Jokowi dan tak jarang mengkritik Prabowo pada era sebelumnya.

"[Rudi Susanto itu Rudi Valinka] Saya enggak tahu ya. Rudi Susanto yang saya kenal ya Rudi Susanto. Jadi saya tidak mau berspekulasi mengenai siapa Rudi Susanto, CV yang kami terima memang beliau juga adalah strategi komunikasi juga mewarnai kementerian ini," kata Meutya di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (13/1).

X post embed

Meutya pun menjelaskan alasan menunjuk Rudi Susanto sebagai staf khususnya.

"Karena ekspertis di bidang komunikasi," kata politikus beringin ini.

Saat ditegaskan lagi, Meutya tidak mengetahui apakah Rudi Susanto merupakan sosok Rudi Valinka atau bukan.

Menjelang Pemilu 2014 dan 2019, Rudi Valinka tak sedikit mencuit tentang Prabowo dengan nada miring.