KSP-Komnas HAM-INFID Indonesia Tandatangani MoU Penyelenggaraan Festival HAM

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
KSP tandatangani MoU dengan Komnas HAM dan INFID Indonesia soal penyelenggaraan Festival HAM di Singkawang. Foto: Nadia Riso/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
KSP tandatangani MoU dengan Komnas HAM dan INFID Indonesia soal penyelenggaraan Festival HAM di Singkawang. Foto: Nadia Riso/kumparan

KSP, Komnas HAM, INFID Indonesia, dan Pemkot Singkawang menandatangani MoU penyelenggaraan Festival HAM ke-7 yang akan digelar di Singkawang, Kalimantan Barat, pada Oktober 2023. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengatakan, pihaknya mendukung penuh pelaksanaan Festival HAM tersebut.

"KSP memberikan dukungan penuh atas inisiatif ini dan ini in line dengan apa yang telah dipikirkan oleh Bapak Presiden bahwa semua proses pembangunan baik pusat maupun daerah harus mengedepankan persoalan HAM. Baik dari sisi pembangunan ekonomi, sosial budaya, politik dan seterusnya supaya dikedepankan," kata Moeldoko di Gedung Bina Graha, Jakarta, Kamis (13/7).

Moeldoko pun berharap Festival HAM dapat berkontribusi langsung bagi masyarakat Singkawang. Sehingga bisa mendongkrak daerah lain untuk mengikuti apa yang sudah dilakukan di Singkawang dalam pelaksanaan HAM.

"Ada beberapa hal yang bernilai positif dari pemerintah Singkawang ini dan itu langsung bagi masyarakat khususnya di Singkawang," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Direktur Eksekutif INFID Indonesia Iwan Misthohizzaman mengatakan Festival HAM digelar untuk memberikan apresiasi dan merayakan capaian dalam penegakan dan penghormatan HAM di Indonesia.

Kepala staf presiden, Moeldoko usai acara rapat RUUPRT di Jakarta Pusat, Senin (15/5). Foto: Thomas Bosco/kumparan

"Hal ini terus diupayakan dengan tidak melupakan beban-beban pekerjaan yang lazim dan ada di setiap kegiatan pemerintahan dan negara di Indonesia ini. Tentulah ini sebuah capaian yang baik," ujar Iwan.

Alasan Singkawang Jadi Lokasi Festival HAM ke-7

Sementara itu, Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro mengungkapkan alasan Singkawang dipilih jadi lokasi Festival HAM ke-7. Ia mengatakan, Singkawang merupakan kota yang toleransinya tumbuh dengan baik.

"Kita berharap ini dapat menjadi contoh bagi kabupaten/kota lainnya. Kebinekaan adalah sebuah takdir bagi Indonesia tapi keadilan, toleransi, dan juga inklusivitas adalah sesuatu yang harus terus kita rawat bersama. Itulah harapan dan isi dari pelaksanaan Festival HAM tahun 2023 di Kota Singkawang nanti bulan Oktober," kata Atnike.

Sementara itu, Pj Wali Kota Singkawang Sumastro berterima kasih kepada KSP, Komnas HAM, dan INFID Indonesia yang telah mempercayakan Singkawang sebagai lokasi penyelenggaraan Festival HAM ke-7.

"Mudah-mudahan kepercayaan, harapan dari kita semua untuk penyelenggaraan festival kali ini dapat berjalan dengan baik dan bagaimana juga daerah-daerah lain di Indonesia, tentu kita berharap ekosistem toleransi dan menghormati hak asasi manusia ini jadi bagian dari sebuah way of life kami sejak dahulu dan mudah-mudahan ke depan akan terus kami pelihara dalam sebuah semai dinamika yang selalu utuh lebih maju lagi," pungkasnya.