Kualitas Udara Memburuk, Pemprov DKI Imbau Warga Kembali Pakai Masker

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Asep Kuswanto di DPRD DKI Jakarta, Senin (23/5/2022). Foto: Haya Syahira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Asep Kuswanto di DPRD DKI Jakarta, Senin (23/5/2022). Foto: Haya Syahira/kumparan

Kualitas udara Jakarta tengah menjadi sorotan belakangan ini setelah mendapat predikat paling buruk di dunia pada Senin (20/6). Situs IQ Air melaporkan konsentrasi PM2.5 mencapai 111 mikrogram per kubik (µg/m³), melampaui ambang batas aman WHO.

Merespons hal itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Asep Kuswanto mengimbau warga Jakarta untuk kembali menggunakan masker. Hal ini untuk meminimalisasi dampak buruk akibat polusi udara tersebut.

“Tidak hanya pandemi, kami harapkan dengan gunakan masker dapat memaparkan kita dari kondisi udara yang masih buruk saat ini,” kata Asep kepada wartawan setelah meninjau RDF mandiri di ITC Cempaka Mas, Jakarta Pusat, Kamis (23/6).

Menurut Asep, meningkatnya aktivitas masyarakat menjadi salah satu penyebab memburuknya kualitas udara di Ibu Kota. Tingginya aktivitas masyarakat juga berpengaruh pada meningkatnya emisi karbon.

kumparan post embed

“Karena aktivitas masyarakat semakin banyak, itu menyebabkan emisi baik dari bergerak dan tak bergerak itu menjadi terkungkung di dalam lapisan atmosfer kita. Akhirnya itu yang menyebabkan polusi karena memang pengaruh emisi tersebut yang tidak bebas dari atmosfer,” ujarnya.

Selain memakai masker, Asep juga mengajak masyarakat mengurangi mobilitas dengan menggunakan kendaraan pribadi. Asep juga mendorong masyarakat untuk melakukan uji emisi kendaraan.

Kewajiban untuk melakukan uji emisi sudah diatur dalam Peraturan Gubernur nomor 66 Tahun 2020 tentang Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor.

“Gunakan transportasi publik ya untuk mengurangi emisi bergerak, gunakan transportasi yang sudah terintegrasi saat ini, kita semua lihat transportasi DKI semakin baik. Lalu lakukan uji emisi untuk kendaraan bermotor kita, baik roda dua atau empat,” pungkasnya.

Berdasarkan situs iqair.com, indeks kualitas udara di Jakarta siang per pukul 13.00 WIB adalah 76 US AQI. Artinya kualitas udara Jakarta saat ini berstatus sedang.

Kualitas udara siang hari ini membaik jika dibandingkan sehari sebelumnya pada Rabu (22/6). Saat itu indeks sebesar 159 US AQI dengan status tidak sehat.