kumparan
25 November 2019 17:10

Kubu Bamsoet: Ada Kader Parpol Lain Jadi Panitia Munas Golkar

Konferensi pers Tim Sukses Bambang Soesatyo
Foto bersama usai Konferensi pers Tim Sukses Bambang Soesatyo terkait Munas Partai Golkar di Restoran Batik Kuring, Jakarta, Senin (25/11). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Loyalis Bambang Soesatyo (Bamsoet) menilai ada yang janggal dalam susunan kepanitiaan munas partai bentukan Ketum Golkar Airlangga Hartarto. Kejanggalan tersebut ditunjukkan mulai dari dihapusnya sejumlah nama panitia Munas pro-Bamsoet, hingga munculnya nama-nama panitia Munas dari non-Partai Golkar.
ADVERTISEMENT
“Lebih aneh dan konyol, dalam komposisi kepengurusan panitia Munas tersebut, tertera pula nama-nama oknum non-Golkar yang sebelumnya diketahui bukan pengurus atau anggota Partai Golkar,” kata Wasekjen DPP Golkar Viktus Murin saat menggelar konferensi pers di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Senin (25/11).
Viktus mengatakan ada sekitar 300 nama yang dia tidak kenali sebagai kader Golkar masuk ke dalam daftar panitia Munas. Dia menduga nama-nama ini merupakan keluarga atau kroni dekat Airlangga Hartarto. Kehadiran panitia ini membuat panitia-panitia dari loyalis Bamsoet jadi tergeser.
“Kemudian ada sekitar 300 lebih panitia pelaksan yang terus terang bagi kami nama-nama ini asing, tidak ada dalam struktur partai,” tutur Viktus.
“Beberapa nama, atau keluarga-keluarga, teman dekat, kroninya yang menggusur kader Golkar yang semestinya masuk ke kepanitiaan, jadi dalam jumlah cukup banyak timnya pak Bamsoet tergusur,” kata Viktus.
ADVERTISEMENT
Selain panitia dari non-partai, kubu Bamsoet juga mengungkapkan dalam susunan panitia munas Golkar juga terdapat panitia dari kader partai lain. Panitia dari kader partai lain tersebut, menurut kubu Bamsoet merupakan mantan kader Golkar yang sudah pindah atau migrasi ke partai politik lain.
Konferensi pers Tim Sukses Bambang Soesatyo
Konferensi pers Tim Sukses Bambang Soesatyo terkait Munas Partai Golkar di Restoran Batik Kuring, Jakarta, Senin (25/11). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Kubu Bamsoet menyebutkan ada 2 nama kader parpol lain yang ikut kepanitiaan Munas, yakni kader Hanura Petrus Selestinus dan kader Perindo Hamzah Sangaji.
“Petrus itu masuk di komite laporan pertanggung jawaban sebagai anggota. Yang kami tahu terakhir dia ini caleg Hanura. Artinya kami nggak tahu kapan dia masuk Golkar,” kata Pengurus Pleno DPP Partai Golkar Roi Lewar.
“Di anggota komite organisasi yang namanya Hamzah Sangaji di pileg kemarin dia mencalonkan diri dari partai Perindo dapil Maluku, artinya sudah migrasi pindah partai dari golkar, tapi kemudian dipaksakan Airlangga masuk ke dalam munas,” sambung Kader Golkar lainnya Edi Lanitaman.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan