Kuburan Tua 'Liang Batu' di Toraja Diduga Dibakar OTK, 50 Jasad Terdampak

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghanguskan kawasan hutan hingga kuburan batu di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel). Peristiwa itu diduga terdapat unsur kesengajaan.
"Mungkin ada unsur kesengajaan atau karena iseng. Itu informasi dari masyarakat," ungkap Kepala Satpol PP dan Damkarmat Toraja Utara, Riantho Yusuf Sangkelo, Senin (26/10/2026).
Riantho mengatakan, warga sempat melihat seseorang yang diduga memicu api di sekitar lokasi kebakaran. Warga kemudian berusaha mengejar orang tersebut, tetapi terduga pelaku berhasil melarikan diri.
"Penyebabnya itu ada sempat orang yang melihat membakar. Artinya mungkin iseng atau apa, tapi dikejar sama belum diketahui pasti sama masyarakat siapa," paparnya.
Selain menghanguskan lahan di kawasan hutan, kebakaran juga berdampak pada puluhan kuburan tua yang berada di tebing sekitar lokasi. Sejumlah peti jenazah dilaporkan ikut terbakar.
Diperkirakan ada sekitar 50 jasad terdampak kebakaran itu.
"Itu kuburan namanya liang. Jadi ada belasan atau puluhan liang itu karena tiga titik yang berbeda tempatnya. Sempat ada itu (peti terbakar)," ucap Riantho.
Kebakaran tersebut dilaporkan terjadi di Dusun Salurea Rangri, Kelurahan Baruppu Utara, Kecamatan Baruppu, sejak Jumat (23/10) hingga Sabtu (24/10).
Riantho menuturkan, proses pemadaman sempat terkendala akses menuju lokasi yang sulit dilalui kendaraan.
"Kendaraan kami tidak memungkinkan masuk ke dalam untuk melakukan pemadaman, karena akses jalan yang susah," tuturnya.
Untuk mengatasi kendala tersebut, personel Satpol PP dan Damkarmat Toraja Utara menggunakan peralatan dari Manggala Agni. Pemadaman juga melibatkan tim gabungan.
"Artinya tim gabunganlah. Kami dari Satpol PP dan Damkar Toraja Utara, Manggala Agni, KPA, Babinsa, Babinkamtibmas, masuk ke dalam di situ melakukan pemadaman," imbuhnya.
