KukuBima Sido Muncul dan Yayasan TOP Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Direktur Utama Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat (keenam dari kiri) menyerahkan bantuan operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis kepada Direktur RS Permata Jonggol, dr. Sri Handayani, MARS (kedelapan dari kanan) di RS Permata Jonggol, Bogor pada Jumat (22/5). Foto: Dok. kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Utama Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat (keenam dari kiri) menyerahkan bantuan operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis kepada Direktur RS Permata Jonggol, dr. Sri Handayani, MARS (kedelapan dari kanan) di RS Permata Jonggol, Bogor pada Jumat (22/5). Foto: Dok. kumparan

PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) melalui salah satu produk unggulannya KukuBima kembali menggelar operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis di RS Permata Jonggol.

Kegiatan CSR yang sekaligus merayakan kehadiran 75 tahun Sido Muncul di Tanah Air ini menggandeng Yayasan Tangan Orang Peduli (TOP) Surabaya yang dijembatani oleh anggota Yayasan TOP, Rheno Adrian Hidayat.

Bantuan senilai Rp 355 juta diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, kepada Direktur RS Permata Jonggol, dr. Sri Handayani, MARS, Jumat (22/5).

Penyerahan bantuan juga disaksikan oleh Ketua Yayasan TOP Surabaya, Natalia Soetrisno secara virtual; perwakilan Yayasan TOP Surabaya, Maya Sari; Camat Kabupaten Jonggol, Andri Rahman S.STP., M.Si; Dokter Spesialis Bedah Plastik RS Permata Jonggol, dr. Shelly Madona Djaprie, Sp.BP-RE; serta beberapa jajaran dokter spesialis anak serta anestesi RS Permata Jonggol.

“Hari ini kerja sama dengan RS Permata Jonggol dan Yayasan TOP Surabaya. Saya jadi dapat pengalaman baru bahwa ada grup anak-anak muda dari Surabaya yang senang olahraga, malah mau bantu orang lain,” kata Irwan.

Dana yang disalurkan, lanjut Irwan, terdiri dari Rp 200 juta dari Yayasan TOP Surabaya dan Rp 155 juta dari Sido Muncul untuk 20 pasien penderita bibir sumbing.

“Ketika saya 21 tahun, saya pernah merasa tidak sehat dan itu enggak enak. Apalagi ini ibu-ibu, pas tau anaknya sakit (memiliki kondisi bibir sumbing), saya yakin dunianya pasti runtuh. Saya berharap anak-anak (pasien) nanti saat sembuh bisa lebih percaya diri, dapat menyongsong masa depan dengan lebih baik,” tambahnya.

Direktur Utama Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat menyapa penerima bantuan operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis di RS Permata Jonggol di RS Permata Jonggol, Bogor pada Jumat (22/5). Foto: Dok. kumparan

Irwan mengatakan, kegiatan bakti sosial Sido Muncul di RS Permata Jonggol sudah diadakan tiga kali: bantuan untuk anak stunting, operasi gratis katarak, dan operasi gratis bibir sumbing dan langit-langit.

Maya Sari pun menjelaskan, program ini berasal dari hasil turnamen para anggota Yayasan TOP Surabaya yang dikonversi menjadi charity.

“Kami percaya, sebuah bantuan yang diberikan dengan tulus membawa harapan baru untuk masa depan. Program ini merupakan bentuk nyata kolaborasi Yayasan TOP Surabaya dan Sido Muncul. Setiap peserta yang ikut bertanding pada setiap turnamen, bisa memberikan kontribusi untuk mengembalikan senyum anak-anak Indonesia,” kata Maya.

Pada kesempatan yang sama, dr. Sri Handayani sebagai Direktur RS Permata Jonggol mengucapkan terima kasih atas bantuan Sido Muncul yang telah mengupayakan adanya operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Sido Muncul dan Yayasan TOP Surabaya. Bakti sosial ini akan berlangsung selama 5 bulan, dari Mei hingga Oktober. Harapannya, ada banyak anak yang berhasil menjalani operasi gratis sehingga mereka bisa makan dengan nyaman, bicara dengan jelas, dan tentunya mengalami pertumbuhan sosial psikis dengan baik,” ucap dr. Sri.

Senada dengan dr. Sri, Andri Rahman sebagai camat juga mengapresiasi langkah Sido Muncul dan Yayasan TOP Surabaya. Menurutnya, kolaborasi ini dapat meringankan masyarakat, terutama untuk mereka yang tidak bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Sido Muncul, RS Permata Jonggol, dan Yayasan TOP Surabaya. Ini sudah tiga kali (bantuan Sido Muncul) diadakan di Jonggol. Kegiatan ini jadi sesuatu yang meringankan masyarakat, karena ada beberapa (kondisi kesehatan) yang tidak bisa di-cover oleh pemerintah dan dapat dibantu oleh swasta,” ucap Andri.

Salah satu penerima bantuan operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis bersama orang tuanya, Haris Hidayat, di RS Permata Jonggol di RS Permata Jonggol, Bogor pada Jumat (22/5). Foto: Dok. kumparan

Salah satu orang tua penerima bantuan, Haris Hidayat (36), juga merasa bersyukur dengan adanya program ini. Ia menyebut, anaknya harus menjalani operasi bibir sumbing dan langit-langit lanjutan 2-3 kali lagi. Adanya program ini dapat meringankan biaya pengobatan yang harus dikeluarkan.

“Alhamdulillah saya rasanya sangat-sangat terharu (dengan adanya program ini), karena anak saya butuh operasi lanjutan. Anak saya suaranya kurang jelas dan kalau makan suka keluar dari hidung. Semoga bantuan ini bisa terus dilanjutkan,” kata Haris.

Program operasi gratis bibir sumbing dan langit-langit di RS Permata Jonggol akan terus berlangsung hingga Oktober 2026. Pendaftaran dibuka untuk masyarakat dari wilayah Bogor, Bekasi, dan sekitarnya.

Sido Muncul Konsisten Gelar Operasi Bibir Sumbing dan Langit-langit Gratis

Sido Muncul menyadari, kasus bibir sumbing memang cenderung meningkat dan angkanya mencapai 7.500 kasus baru per tahun. Kondisi ini pun dapat memengaruhi tumbuh kembang anak, terutama kesulitan menyusui dan makan, gangguan berbicara, pendengaran, pertumbuhan gigi, hingga emosional dan psikologis.

Seperti efek domino, kesulitan-kesulitan tersebut bisa menyebabkan anak stunting karena tidak mendapatkan nutrisi yang cukup.

Karena itulah, perusahaan akan terus berkomitmen untuk dapat menggelar operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis secara berkelanjutan.

Program ini sendiri telah berjalan sejak 2018, pertama kali di Kupang, NTT. Hingga saat ini, total pasien yang telah dibantu mencapai 774 orang, tersebar di berbagai daerah Indonesia.

Irwan berharap, semakin banyak pihak yang mengajak Sido Muncul untuk menggelar operasi gratis. Ia ingin seluruh anak Indonesia tumbuh menjadi anak yang sehat dan kuat, terutama untuk menghadapi bonus demografi yang cukup besar.

Di sisi lain, Yayasan TOP juga akan terus membuka ruang kolaborasi bagi komunitas, perusahaan, dan masyarakat luas untuk bergerak bersama dalam semangat kepedulian.

Sejak berdiri, TOP telah menjalankan berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Mulai dari membangun akses air bersih di desa-desa tahan air, menyelenggarakan beasiswa pendidikan, hingga merenovasi berbagai fasilitas sosial.

Sebab, Yayasan TOP percaya, olahraga adalah wadah untuk membangun persahabatan, memperkuat komunitas, dan menciptakan dampak sosial yang nyata.