kumparan Makan Ikan bersama 12 Ribu Santri Pecahkan Rekor MURI

2 November 2018 11:04 WIB
clock
Diperbarui 14 Maret 2019 21:05 WIB
comment
12
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pemred kumparan.com Arifin Asydhad menerima penghargaan MURI Makan ikan bersama santri terbanyak di Ponpes Nurul Jadid, Jumat (2/11/2018). (Foto: Fitra Andrianto/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pemred kumparan.com Arifin Asydhad menerima penghargaan MURI Makan ikan bersama santri terbanyak di Ponpes Nurul Jadid, Jumat (2/11/2018). (Foto: Fitra Andrianto/kumparan)
ADVERTISEMENT
Pondok Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo, Jawa Timur, berhasil memecahkan rekor MURI dalam kegiatan santri makan ikan terbanyak se-Indonesia. Ada 12 ribu santri yang menyantap ikan sebanyak 4,5 ton pada acara yang diselenggarakan pada Jumat (2/10).
ADVERTISEMENT
Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan timur Universitas Nurul Jadid (Unuja) ini tak lepas dari euforia Hari Santri yang jatuh pada 22 Oktober lalu. Pemecahan rekor ini merupakan satu dari rangkaian acara bertajuk "Teman kumparan: Makan Ikan Bersama Santri".
“Kita abadikan oleh MURI makan ikan oleh santri terbanyak sebesar 12.010 santri,” kata Direktur Eksekusi MURI Sri Widiyawati, Jumat (2/11).
Menurut Widiyawati, acara ini memecahkan rekor sebelumnya, yaitu makan ikan makarel sebanyak 1,6 ton bersama 7.445 santri Tebu Ireng pada 18 November 2016 lalu.
Piagam rekor MURI kemudian diserahkan kepada Pemimpin Redaksi kumparan Arifin Asydhad.
“Dianugerahkan kepada kumparan atas rekor pemrakarsa dan penyelenggara makan ikan dengan santri terbanyak,” tambahnya.
Santri di Pondok Pesantren Nurul Jadid bersalaman dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Ponpes Nurul Jadid, Jumat (2/11/2018). (Foto: Fitra Andrianto/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Santri di Pondok Pesantren Nurul Jadid bersalaman dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Ponpes Nurul Jadid, Jumat (2/11/2018). (Foto: Fitra Andrianto/kumparan)
Acara makan ikan ini sendiri semakin menarik lantaran dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Menteri Susi berbaur dengan 12 ribu santri di lapangan sambil menyantap ikan secara bersama.
ADVERTISEMENT
Ponpes Nurul Jadid sendiri menerima bantuan 4,5 ton ikan segar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Sebanyak 3,5 ton diolah dan dimasak untuk 12 ribu santri. Sementara 1 ton sisanya dibagikan sebagai bentuk rasa kebersamaan ke warga sekitar.
Acara makan ikan bersama santri di Nurul Jadid bukan satu-satunya. Kegiatan ini merupakan satu dari rangkaian acara yang berlangsung pada 2-4 November 2018. Ada ribuan santri dari tiga pesantren lainnya yang juga akan menyantap ikan bersama Menteri Susi.
Tiga pesantren tersebut yakni, Pondok Pesantren Al Fatah di Situbondo, Pondok Pesantren Darussalam Blokagung di Banyuwangi, dan Sekolah Pesantren Entrepreneur Al Maun (S-PEAM) di Pasuruan. Bila di Probolinggo ada 12 ribu santri, di Situbondo 4.000 santri, di Banyuwangi 8.000 santri, dan di Pasuruan 2.000 santri.
ADVERTISEMENT
Perhelatan akbar makan ikan bersama santri itu sendiri merupakan kolaborasi antara kumparan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), BNI, dan Jatim Now. Selain dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, acara ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran para santri mengkonsumsi ikan. Terlebih, ada berbagai kandungan gizi yang baik dalam ikan untuk daya kembang para santri.
Logo MURI. (Foto: Dok. MURI)
zoom-in-whitePerbesar
Logo MURI. (Foto: Dok. MURI)