Kunjungan ke China, Ma'ruf Amin Diminta Bangun Akademi Vokasi Tiongkok-ASEAN
·waktu baca 2 menit

Wapres Ma'ruf Amin bertemu dengan Perdana Menteri (PM) China Li Qiang di Gedung International Convention Center (ICC), kawasan Li yuan Resort, di kota Nanning, China, Sabtu (16/9). Dalam pertemuan itu Ma'ruf menyampaikan 3 hal, salah satunya meningkatkan hubungan people to people antar kedua negara.
"Hubungan people to people mesti ditingkatkan antar kedua negara sebagai landasan untuk kepentingan pendidikan dan vokasi, pariwisata serta sektor lainnya di kedua negara," kata jubir Wapres Ma'ruf, Masduki Baidlowi, dalam keterangannya.
Masduki mengatakan gagasan itu disambut baik Li Qiang. PM China itu bahkan mengusulkan Indonesia untuk membangun akademi vokasi.
"Perdana menteri itu juga mengusulkan untuk membangun Akademi Vokasi Tiongkok-ASEAN dan Indonesia akan menjadi prioritas pertama untuk membangun akademi tersebut," kata Masduki.
Selain itu, lanjut Masduki, Li Qiang juga memuji Indonesia sebagai negara teladan di ASEAN dalam konteks membangun kerja sama hubungan antara dua negara. Ini tak lepas dari kedua pimpinan nasional masing-masing yakni Presiden Xi Jinping dan Presiden Jokowi) yang selama ini telah menjalin hubungan bilateral dengan sangat baik.
Pertemuan keduanya ditutup dengan makan malam bersama. Sebelum berpisah Li Qiang berharap Ma'ruf berkunjung ke komunitas muslim di China.
Hadir mendampingi Ma'ruf, Kasetwapres, Erani Yustika; Dubes RI untuk Tiongkok Jauhari Uratmangun dan dua staf khusus wapres. Ada pun Perdana Menteri Li Qiang didampingi Wakil Menteri Luar Negeri serta sejumlah elite partai Komunis China.
