Kunjungi TMII, Moeldoko Harap Bisa Jadi Tempat Berkumpulnya Para Inovator Muda

12 April 2021 17:47 WIB
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko saat mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta. Foto: KSP
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko saat mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta. Foto: KSP
ADVERTISEMENT
Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Dalam kesempatan itu, Moeldoko meninjau kondisi taman wisata yang kini pengelolaannya diambil alih negara dari Yayasan Harapan Kita.
ADVERTISEMENT
Dia juga menyampaikan menaruh harapan besar pada perkembangan TMII ke depan. Salah satunya menjadikan TMII sebagai tempat berkumpulnya para inovator muda Indonesia.
"Dalam bayangan kita semuanya ke depan kita berharap TMII bisa menjadi [tempat] berkumpulnya para inovator-inovator muda. Para inovator di bidang inovator sosial, inovator budaya, dan bahkan inovator teknologi," kata Moeldoko, Senin (12/4).
Moeldoko mengatakan, nantinya para inovator akan diberikan ruang di TMII untuk bisa berkreasi. Terlebih mengkaji bagaimana Indonesia ke depan lebih berkembang lagi.
Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko saat mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta. Foto: KSP
Ia juga berharap TMII dapat menjadi ruang bagi para penggemar teknologi. Sehingga bisa menyesuaikan dengan perkembangan industri 4.0 ke depan.
"Ini menjadi tempat salah satu tempat berkumpulnya mereka, tempat anak-anak melihat peradaban para suku di Indonesia, perkembangan budaya masing-masing. Berikutnya bisa menjadi tempat kajian, bisa menjadi tempat riset, dan seterusnya, " tuturnya.
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut, Moeldoko mengatakan pemerintah sedang menyiapkan BUMN pariwisata untuk pengelolaan TMII ke depan. Sehingga dengan pengelolaan yang baru, pemanfaatan TMII bisa maksimal dan dapat meningkatan kontribusi terhadap sejumlah hal, salah satunya pemasukan keuangan negara.
"Kita menyiapkan BUMN pariwisata untuk menyiapkan pengelolaan ke depan," pungkasnya.