Kuota Haji 2022 Sebanyak 1 Juta Jemaah, Lebih Sedikit Dibanding Sebelum Pandemi

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelaksanaan haji 2019 di Masjidil Haram, Makkah. Sangat padat. Foto: Denny Armandhanu/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pelaksanaan haji 2019 di Masjidil Haram, Makkah. Sangat padat. Foto: Denny Armandhanu/kumparan

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Arab Saudi pada Sabtu (9/4) telah mengumumkan bahwa kuota haji 2022 sebanyak satu juta jemaah.

Jumlah 1 juta ini memang lebih banyak dibandingkan haji 2020 yang hanya seribu jemaah yang dipilih lewat seleksi dan bebas biaya. Juga lebih banyak dibanding haji 2021 yang kuotanya hanya 60 ribu jemaah.

Namun, dibandingkan dengan masa sebelum pandemi COVID-19, jumlah 1 juta jemaah jelas jauh lebih sedikit.

Haji 2020 hanya diikuti 1.000-an jemaah karena pandemi COVID-19. Begini pemandangan saat Tawaf. Foto: STR/AFP

Mengutip data Badan Statistik Arab Saudi, haji selama 10 tahun sebelum pandemi selalu diikuti minimal 1,8 juta jemaah. Bahkan pada 2012, haji diikuti lebih dari 3 juta jemaah.

Ini merupakan angka resmi dari pemerintah. Di lapangan, angkanya bisa lebih tinggi. Sebab, biasanya ada jemaah tanpa mengantongi izin resmi atau jemaah ilegal yang turut mengikuti puncak haji selama 5 hari di Makkah.

kumparan post embed
Haji 2021 diikuti 60 ribu jemaah. Begini pemandangan saat Tawaf Wada. Foto: Twitter/@hsharifain

Meski pemerintah Saudi sering melakukan razia dan menetapkan denda yang cukup mahal untuk jemaah ilegal, tapi masih ada saja yang nekat menjadi jemaah tanpa izin resmi.

Berikut ini jumlah jemaah haji 10 tahun terakhir sebelum pandemi yang dirilis Badan Statistik Arab Saudi. Jemaah haji ini berasal dari dalam dan luar negeri.

  1. Tahun 2019: 2.489.406 jemaah

  2. Tahun 2018: 2.371.675 jemaah

  3. Tahun 2017: 2.352.122 jemaah

  4. Tahun 2016: 1.862.909 jemaah

  5. Tahun 2015: 1.952.817 jemaah

  6. Tahun 2014: 2.085.238 jemaah

  7. Tahun 2013: 1.980.249 jemaah

  8. Tahun 2012: 3.161.573 jemaah

  9. Tahun 2011: 2.927.717 jemaah

  10. Tahun 2010: 2.789.399 jemaah

Indonesia Mendapat Kuota Terbanyak

Ibadah haji tahun 2018. Foto: Zohra Bensemra/Reuters

Jika dibagi kuota per negara, selama ini Indonesia mendapatkan kuota terbanyak menurut rumus kuota haji yang disepakati OKI dan berdasar kebijakan pemerintah Arab Saudi.

Data jemaah haji tahun 2019 berdasar jumlah kuota per negara:

  1. Indonesia: 221.000

  2. Pakistan: 179.210

  3. India: 170.000

  4. Bangladesh: 127.198

  5. Mesir: 108.000

  6. Iran: 86.500

  7. Turki: 79.000

Lalu berapa kuota yang didapatkan Indonesia untuk haji 2022? Belum ada pengumuman resmi meskipun pasti akan jauh lebih sedikit dibanding kuota 2019 dan tahun-tahun sebelumnya.

Namun, berapa pun kuotanya, Indonesia menyambut baik pengumuman kuota 1 juta untuk haji 2022 ini.

"Kita akan optimalkan berapa pun kuota nanti yang diberikan untuk Indonesia. Bahkan, kalau bisa kita akan upayakan agar Indonesia bisa mendapat tambahan, misalnya dari kuota negara lain yang tidak terserap," ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Sabtu (9/4).