Kursi Karyoto & Endar Kosong, KPK Buka Seleksi Terbuka Jabatan Deputi dan Dirlid

12 April 2023 16:20 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi KPK. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi KPK. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
KPK akan membuka seleksi terbuka untuk empat jabatan struktural. Termasuk untuk posisi yang ditinggalkan Irjen Karyoto, Brigjen Endar Priantoro, serta Fitroh Rohcahyanto.
ADVERTISEMENT
Ketiga pejabat itu diduga 'disingkirkan' karena tidak sependapat dengan Pimpinan KPK soal penyidikan Formula E.
Kosongnya tiga kursi di kedeputian penindakan itu tak lain karena diduga 'surat sakti' Firli Bahuri yang 'menyingkirkan' Endar dkk dengan kedok 'promosi'.
3 Pejabat KPK 'Disingkirkan' Terkait Kasus Formula E. Foto: kumparan
Karyoto kini menjadi Kapolda Metro Jaya. Fitroh kembali ke Kejaksaan Agung tanpa diberi jabatan struktural. Sementara Endar kini masih berpolemik karena pemberhentiannya dinilai tak sesuai prosedur.
Empat jabatan yang akan diseleksi terbuka oleh KPK ialah:
"KPK akan segera melakukan rekrutmen terbuka pada Jabatan Pimpinan Tinggi Madya dan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama tersebut," kata Plt juru bicara KPK, Ali Fikri, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/4).
ADVERTISEMENT
Menurut Ali, seleksi untuk pengisian jabatan ini bertujuan sebagai penguatan SDM organisasi. Guna memastikan upaya pemberantasan korupsi KPK dapat berjalan dengan progresif.
"Hal ini tentunya selaras dengan harapan masyarakat agar pemberantasan korupsi memberikan manfaat sekaligus daya guna yang optimal," ujar Ali.
"Baik yang dilakukan melalui upaya edukasi dengan menanamkan karakter Integritas dan antikorupsi kepada masyarakat; upaya preventif dengan mendorong perbaikan sistem dan tata kelola yang akuntabel dan transparan pada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah; serta upaya represif dengan menegakan hukum tindak pidana korupsi secara efektif dan efisien yang memberikan efek jera bagi para pelakunya sekaligus pengoptimalan asset recovery," sambungnya.
Plh Jubir KPK Ali Fikri. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Menurut Ali, KPK nantinya akan meminta kepada Kepolisian, Kejaksaan, dan Kementerian/Lembaga untuk mengirimkan personel terbaiknya guna mengikuti seleksi dimaksud guna mendukung penguatan KPK dalam penanganan kasus-kasus korupsi.
ADVERTISEMENT
Baik pihak Polri dan Kejaksaan sudah menyatakan akan mengirimkan jajarannya untuk mengikuti seleksi.